LIVE – World Market Prices

SYMBOL BID ASK SPREAD
EURUSD
USDJPY
GBPUSD
XAUUSD
US Oil
HKH
JPN225
US30
NQ.GOOG
HK.THL (0700)
SHARE

Refer a Friend

SHARE
SEE MORE

Apply Partnership

SEE MORE
LOGIN

Personal
Cabinet

LOGIN

Our Services

As a regulated broker, we offer transparency, segregated bank account for client’s fund, a wide range of products and training facility.Learn More

NonDealing Desk Model

All strategies are allowed, including Expert Advisor.

Download metatrader

Account Comparison

  Trader stpTrader xTrader
Asset Class Trade 6 asset classes:
FX Majors, FX Minors,
Metals, Energy,
Stock_Indices,
Single Stock_CFD
Trade 5 asset classes:
FX Majors, FX Minors,
Metals, Energy,
Stock_Indices
Trade 5 asset classes:
FX Majors, FX Minors,
Metals, Energy,
Stock_Indices
Target Spread FX – mulai dari 0.6 pip FX – mulai dari 1.6 pip FX – mulai dari 2.6 pip
Gold – mulai dari ₵10 Gold – mulai dari ₵20 Gold – mulai dari ₵30
Execution
(Non-Dealing Desk)
Market execution – no requotes Market execution – no requotes Market execution – no requotes
Leverage Dinamic – max. 1:200 Dinamic – max. 1:200 Dinamic – max. 1:200
SL/TP no level
All strategies are allowed, including Expert Advisor
NOP Limit 1 – 1000 lot 0.1 – 1000 lot 0.1 – 1000 lot
Commission charge:
Forex, Metals, Energy
$0.00 $0.00 $20.00
Commission charge:
Stock_Indices
$5.00 $10.00 $20.00
Commission charge:
Single Stock_CFD
0.5% x volume (lot) x
contract size x price
x x
Minimum Initial Deposit USD5,000 USD100 USD1,000
REGISTER REGISTER REGISTER

News

  • Nilai tukar dollar Amerika kembali bergerak turun setelah selama akhir pekan kemarin kembali terjadi pergolakan antara Amerika-China terkait negoisasi perdagangan kedua negara. Akibatnya nilai tukar Yen terlihat alami penguatan karena dianggap sebeagai “safety currency”. Indek ICE Dollar terakhir terlihat berada pada level 94,748 atau turun sebesar 0,1 persen. Sebelumnya pada minggu lalu berdasarkan data FactSet indek dollar alami penguatan sebesar 1 persen. Indek WSJ dollar juga terlihat alami penurunan sebesar 0,1 persen menjadi 88,01. Nilai tukar dollar Amerika alami penurunan dari level harga tertingginya dalam tiga minggu terakhir terhadap Yen Jepang. Penurunan tersebut terjadi setelah pada akhir pekan minggu lalu, China menyatakan akan lakukan balasan terhadap kebijakan tarif Amerika terhadap eksport mereka. China menyatakan mereka akan menaikkan tarif bagi barang import dari Amerika, termasuk diantaranya adalah minyak mentah, dan juga menyatakan bahwa mereka akan menangguhkan seluruh kesepakatan perdagangan sebelumnya yang telah dicapai dengan kabinet kerja Trump. Terhadap Yen Jepang, nilai tukar dollar Amerika terakhir diperdagangkan pada 110,45 yen atau alami penurunan dibandingkan harga hari Jum’at, yaitu 110,65 yen. Sebelumnya pada minggu lalu, nilai tukar Yen alami pelemahan sebesar 0,9 persen. Disisi lain, Yuan China terlihat alami penguatan terhadap dollar Amerika dan diperdagangkan pada harga 6,4391 bandingkan dengan Jum’at yang berada pada harga 6,4389. China diketahu menganut kebijakan matau uang tetap terahadap dollar Amerika, sehingga pergerakannya akan sangat terbatas terhadap dollar Amerika. Beberapa waktu belakangan pasar Forex terus menerus alami gejolak pergerakan. Sebelumnya kebijakan kenaikan tingkat suku bunga FED sebesar 25 basis poin dan menenmpatkan fed-fund rate berkisar anatara 1,75 persen sampai 2 persen juga berikan sumbangan pergerakan yang cukup besar bagi pasar Forex minggu lalu. Diperkirakan FED akan menaikkan tingkat suku bunga acuan sebanyak 4 kali pada tahun ini, dan sejauh ini, mereka telah menaikkan tingkat suku bunga sebanyak tiga kali. Sebelumnya dari pertemuan European Central Bank diperoleh keputusan bahwa mereka masih akan tetap pertahankan tingkat suku bunga paling tidak hingga musim panas 2019. Sehingga dengan demikian dapat dikatakan tingkat suku bunga FED relatif lebih mahal dibandingkan ECB. Sedangkan Bank of Japan diperkirakan akan terpaksa untuk ikut dalam gelombang kebijakan moneter FED. Sebelumnya pada minggu lalu, BOJ terlihat masih pertahankan tingkat suku bunga acuan mereka pada minus 0,1 persen. Saat ini yang penting untuk diperhatikan adalah kebijakan Bank of England. Bank sentral tersebut di jadwalakan akan lakukan pertemuan pada Kamis minggu ini. Diketahui juga bahwa nilai tukar pound telah alami [enurunan sejak April tahun ini. Sehingga untuk Kamis minggu ini, akan ada tekanan cukup besar bagi BOE untuk ambil tindakan kenaikan tingkat suku bunga.

Nilai tukar dollar Amerika kembali bergerak turun setelah selama akhir pekan kemarin kembali terjadi pergolakan antara Amerika-China terkait negoisasi perdagangan kedua negara. Akibatnya nilai tukar Yen terlihat alami penguatan karena dianggap sebeagai “safety currency”. Indek ICE Dollar terakhir terlihat berada pada level 94,748 atau turun sebesar 0,1 persen. Sebelumnya pada minggu lalu berdasarkan data FactSet indek dollar alami penguatan sebesar 1 persen. Indek WSJ dollar juga terlihat alami penurunan sebesar 0,1 persen menjadi 88,01. Nilai tukar dollar Amerika alami penurunan dari level harga tertingginya dalam tiga minggu terakhir terhadap Yen Jepang. Penurunan tersebut terjadi setelah pada akhir pekan minggu lalu, China menyatakan akan lakukan balasan terhadap kebijakan tarif Amerika terhadap eksport mereka. China menyatakan mereka akan menaikkan tarif bagi barang import dari Amerika, termasuk diantaranya adalah minyak mentah, dan juga menyatakan bahwa mereka akan menangguhkan seluruh kesepakatan perdagangan sebelumnya yang telah dicapai dengan kabinet kerja Trump. Terhadap Yen Jepang, nilai tukar dollar Amerika terakhir diperdagangkan pada 110,45 yen atau alami penurunan dibandingkan harga hari Jum’at, yaitu 110,65 yen. Sebelumnya pada minggu lalu, nilai tukar Yen alami pelemahan sebesar 0,9 persen. Disisi lain, Yuan China terlihat alami penguatan terhadap dollar Amerika dan diperdagangkan pada harga 6,4391 bandingkan dengan Jum’at yang berada pada harga 6,4389. China diketahu menganut kebijakan matau uang tetap terahadap dollar Amerika, sehingga pergerakannya akan sangat terbatas terhadap dollar Amerika. Beberapa waktu belakangan pasar Forex terus menerus alami gejolak pergerakan. Sebelumnya kebijakan kenaikan tingkat suku bunga FED sebesar 25 basis poin dan menenmpatkan fed-fund rate berkisar anatara 1,75 persen sampai 2 persen juga berikan sumbangan pergerakan yang cukup besar bagi pasar Forex minggu lalu. Diperkirakan FED akan menaikkan tingkat suku bunga acuan sebanyak 4 kali pada tahun ini, dan sejauh ini, mereka telah menaikkan tingkat suku bunga sebanyak tiga kali. Sebelumnya dari pertemuan European Central Bank diperoleh keputusan bahwa mereka masih akan tetap pertahankan tingkat suku bunga paling tidak hingga musim panas 2019. Sehingga dengan demikian dapat dikatakan tingkat suku bunga FED relatif lebih mahal dibandingkan ECB. Sedangkan Bank of Japan diperkirakan akan terpaksa untuk ikut dalam gelombang kebijakan moneter FED. Sebelumnya pada minggu lalu, BOJ terlihat masih pertahankan tingkat suku bunga acuan mereka pada minus 0,1 persen. Saat ini yang penting untuk diperhatikan adalah kebijakan Bank of England. Bank sentral tersebut di jadwalakan akan lakukan pertemuan pada Kamis minggu ini. Diketahui juga bahwa nilai tukar pound telah alami [enurunan sejak April tahun ini. Sehingga untuk Kamis minggu ini, akan ada tekanan cukup besar bagi BOE untuk ambil tindakan kenaikan tingkat suku bunga.

  • 7:18 pm

Nilai tukar dollar Amerika kembali bergerak turun setelah selama akhir pekan kemarin kembali terjadi pergolakan antara Amerika-China terkait negoisasi perdagangan kedua negara. Akibatnya nilai tukar Yen terlihat alami penguatan karena [...]

Forex

Nilai tukar dollar Amerika kembali bergerak turun setelah selama akhir pekan kemarin kembali terjadi pergolakan antara Amerika-China terkait negoisasi perdagangan kedua negara. Akibatnya nilai tukar Yen terlihat alami penguatan karena dianggap sebeagai “safety currency”. Indek ICE Dollar terakhir terlihat berada pada level 94,748 atau turun sebesar 0,1 persen. Sebelumnya pada minggu lalu berdasarkan data FactSet indek dollar alami penguatan sebesar 1 persen. Indek WSJ dollar juga terlihat alami penurunan sebesar 0,1 persen menjadi 88,01. Nilai tukar dollar Amerika alami penurunan dari level harga tertingginya dalam tiga minggu terakhir terhadap Yen Jepang. Penurunan tersebut terjadi setelah pada akhir pekan minggu lalu, China menyatakan akan lakukan balasan terhadap kebijakan tarif Amerika terhadap eksport mereka. China menyatakan mereka akan menaikkan tarif bagi barang import dari Amerika, termasuk diantaranya adalah minyak mentah, dan juga menyatakan bahwa mereka akan menangguhkan seluruh kesepakatan perdagangan sebelumnya yang telah dicapai dengan kabinet kerja Trump. Terhadap Yen Jepang, nilai tukar dollar Amerika terakhir diperdagangkan pada 110,45 yen atau alami penurunan dibandingkan harga hari Jum’at, yaitu 110,65 yen. Sebelumnya pada minggu lalu, nilai tukar Yen alami pelemahan sebesar 0,9 persen. Disisi lain, Yuan China terlihat alami penguatan terhadap dollar Amerika dan diperdagangkan pada harga 6,4391 bandingkan dengan Jum’at yang berada pada harga 6,4389. China diketahu menganut kebijakan matau uang tetap terahadap dollar Amerika, sehingga pergerakannya akan sangat terbatas terhadap dollar Amerika. Beberapa waktu belakangan pasar Forex terus menerus alami gejolak pergerakan. Sebelumnya kebijakan kenaikan tingkat suku bunga FED sebesar 25 basis poin dan menenmpatkan fed-fund rate berkisar anatara 1,75 persen sampai 2 persen juga berikan sumbangan pergerakan yang cukup besar bagi pasar Forex minggu lalu. Diperkirakan FED akan menaikkan tingkat suku bunga acuan sebanyak 4 kali pada tahun ini, dan sejauh ini, mereka telah menaikkan tingkat suku bunga sebanyak tiga kali. Sebelumnya dari pertemuan European Central Bank diperoleh keputusan bahwa mereka masih akan tetap pertahankan tingkat suku bunga paling tidak hingga musim panas 2019. Sehingga dengan demikian dapat dikatakan tingkat suku bunga FED relatif lebih mahal dibandingkan ECB. Sedangkan Bank of Japan diperkirakan akan terpaksa untuk ikut dalam gelombang kebijakan moneter FED. Sebelumnya pada minggu lalu, BOJ terlihat masih pertahankan tingkat suku bunga acuan mereka pada minus 0,1 persen. Saat ini yang penting untuk diperhatikan adalah kebijakan Bank of England. Bank sentral tersebut di jadwalakan akan lakukan pertemuan pada Kamis minggu ini. Diketahui juga bahwa nilai tukar pound telah alami [enurunan sejak April tahun ini. Sehingga untuk Kamis minggu ini, akan ada tekanan cukup besar bagi BOE untuk ambil tindakan kenaikan tingkat suku bunga.

Announcement

  • Libur Lunar New Year 2018

Libur Lunar New Year 2018

  • 12:18 pm

Diberitahukan kepada seluruh Nasabah dan Marketing PT.SoeGee Futures, dengan adanya hari libur, maka kami umumkan [...]

  • US President’s Day

US President’s Day

  • 4:23 pm

Diberitahukan kepada seluruh Nasabah dan Marketing PT. SoeGee Futures, bahwa pada hari : Senin, 19 Februari [...]

Kantor Kami :

Graha Selaras Lt 3
Jl. K.H. Mas Mansyur No.59
Jakarta 10230
Indonesia

ikon-telp : +62 21 – 3911 138

ikon-wa : +62 812 1234 5962

Our Partners

BAPPEBTI BAPPEBTI BAPPEBTI BAPPEBTI

Risk Warning

Perdagangan Kontrak Berjangka belum tentu layak bagi semua investor. Anda dapat menderita kerugian dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu singkat. Jumlah kerugian uang dimungkinkan dapat melebihi jumlah uang yang pertama kali Anda setor (Margin awal) ke Pialang Berjangka Anda. Anda mungkin menderita kerugian seluruh Margin dan Margin tambahan yang ditempatkan pada Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Berjangka Anda. Hal ini disebabkan Perdagangan Berjangka sangat dipengaruhi oleh mekanisme leverage, dimana dengan jumlah investasi dalam bentuk yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan aset yang bernilai jauh lebih tinggi. Apabila Anda tidak siap dengan risiko seperti ini, sebaiknya Anda tidak melakukan perdagangan Kontrak Berjangka.