USD/JPY bergerak mendekati harga tertinggi di bulan Februari (114,96), kamis kemarin dan menjelang data AS Non-Farm Payrolls (NFP), kemungkinan akan break melewati harga tertinggi tersebut, para analis memperkirakan lapangan kerja diproyeksikan meningkat 200K bulan Februari; yang juga akan disorong oleh kemungkinan dollar AS akan naik menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve pada 15 Maret, Fed Fund Futures memperkirakan harga probabilitas 90% untuk tingkat-kenaikannya.

Nikkei 225 juga turut berperan dalam pergerakan USD/JPY, poros penurunan dari awal pekan ini, dan pickup lebih lanjut dalam sentimen risiko juga dapat menopang pergerakan USD/JPY terutama karena Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan ‘sikap’ dovish pada keputusan suku bunga 16 Maret nanti, Namun, indeks ekuitas acuan terus mengkonsolidasikan dan masih di area¬† range-bound, yang menurut para analis sedang dalam kondisi berjuang untuk testing tertinggi di tahun 2.017 (19.698) yang sudah berlangsung selama seminggu ini.

Dapat disimpulkan, USD/JPY dapat melakukan break melewati (retracement 50%) yaitu area 115,10, dan target selanjutnya adalah area  116,00 (38,2% retracement) ke (ekspansi 78,6%) 116,10.