Strategydesk – Dollar terus bergerak konsolidasi dalam beberapa sesi terakhir karena pasar menantikan katalis setelah mata uang AS itu jatuh ke level terendah dalam lima bulan. Katalis terdekat yang dinantikan adalah rapat FOMC, dengan wacana kenaikan suku bunga sebagai perhatian utama.
Selain karena liburnya pasar keuangan di beberapa negara Asia, pergerakan relatif rendah karena investor masih ragu untuk mengambil posisi besar. Terutama pada dollar, yang terus bergerak konsolidasi dalam beberapa sesi terakhir. Meski sudah jatuh ke level terendah dalam lima bulan, pasar belum menemukan alasan kuat untuk mengangkat dollar kembali.
Oleh karena itu, pasar menantikan rapat the Fed yang diharapkan dapat menjadi faktor penggerak. The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya di 1,00%. Tapi pasar ingin mengetahui bagaimana pandangan the Fed mengenai perkembangan ekonomi terkini dan dampaknya pada arah kebijakan.
Pasar ingin melihat apakah ada sinyal kuat the Fed menaikkan suku bunga di rapat bulan depan. Fed fund futures menempatkan probabiltas 67,4% terjadi kenaikan suku bunga pada rapat Juni, menurut survei CME Group. Pernyataan yang hawkish dari the Fed seharusnya dapat menjadi momentum rebound dollar.
Namun masih perlu dibuktikan apakah rebound tersebut dapat berlangsung lama, terutama di tengah ketidakpastian kebijakan fiskal AS. Apalagi pemerintahan Trump terindikasi berupaya melemahkan dollar. Indeks dollar berada di 98,93 hari ini dekat dengan level terendah dalam lima bulan 98.68 yang dicapai seminggu lalu. Terhadap yen, dollar diperdagangkan di 112,01 setelah naik tipis 0,1% kemarin. Dollar masih belum mampu menembus resistance 112,50.

EURUSD

EURUSD 3 Mei

USDJPY

USDJPY 3 Mei

GBPUSD

GBPUSD 3 Mei

USDCHF

USDCHF 03 Mei

AUDUSD

AUDUSD 03 Mei

By |2018-07-21T22:02:51+00:00May 3rd, 2017|Analisa|0 Comments

Leave A Comment