Harga minyak dunia menetap lebih rendah untuk sesi ketiga berturut-turut pada Rabu (4/10) atau Kamis (5/10) pagi WIB, meskipun data resmi menunjukkan penarikan yang lebih besar dari perkiraan dalam persediaan minyak mentah Amerika Serikat.

Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) mengatakan dalam laporan mingguannya pada Rabu (4/10) bahwa persediaan minyak mentah AS turun sebesar 6,0 juta barel menjadi 465,0 juta barel pada pekan lalu. Namun, ekspor minyak mentah Amerika Serikat melonjak menjadi 1,98 juta barel per hari dan produksinya naik untuk minggu keempat berturut-turut, menurut EIA.

Para analis mengatakan bahwa investor menjadi berhati-hati setelah kenaikan kuartal ketiga yang kuat. Harga minyak menyaksikan kenaikan tajam pada kuartal ketiga 2017, dengan minyak mentah Brent melonjak sekitar 20 persen, menandai kenaikan kuartalan terbesar sejak 2004, di tengah tanda-tanda penyeimbangan kembali antara penawaran dan permintaan.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, turun 44 sen menjadi menetap di 49,98 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, turun 20 sen menjadi ditutup pada 55,80 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.