Dollar Tertahan Isu Reformasi Pajak

//Dollar Tertahan Isu Reformasi Pajak

Dollar tertahan atas major currencies, belum banyak bergerak di saat munculnya kekhawatiran mengenai penundaan rencana reformasi pajak. Di saat yang sama, euro belum mendapatkan momentum, masih terjebak dalam range sempit.
Ada potensi tekanan dari laporan media yang menyebutkan implementasi pemotongan pajak korporat kemungkinan tertunda. Washington Post, mengutip sumber anonim, mengatakan bahwa para pemimpin Senat Republik mempertimbangkan penundaan satu tahun dalam implementasi pemotongan pajak korporat agar sesuai dengan aturan Senat.
Senat berencana mengumumkan rancangan pajak versi sendiri yang mencakup penundaan tersebut. Bahkan disebut ada perubahan lain yang kontras dengan RUU versi Kongres. Di saat yang sama Kongres masih menggodok rancangan yang mencakup pemotongan pajak korporat menjadi 20% dari 35%. Rencana pemotongan inilah yang menjadi faktor utama pendongkrak dollar.
Dollar menyentuh level tertinggi dalam tiga bulan berkat ekspektasi reformasi pajak yang dicanangkan pemerintahan Trump akan mendorong ekonomi dan suku bunga. Pemotongan pajak dianggap berpotensi menambah aliran dana ke AS, pasalnya banyak perusahaan AS yang menyimpan uang di luar negeri karena tingginya pajak.
Indeks dollar bertengger di 94,80 setelah berakhir flat kemarin, masih terjebak di range 94,50-95,50. Terhadap yen, dollar diperdagangkan di 113,98 setelah mampu bertahan di atas support 113,20. Dollar/yen terus berkonsolidasi, bergerak di kisaran 113-115. Atas franc pun dollar flat, di 0,9997 dan konsolidasi di kisaran 0,9900-1,0050.
Sementara itu, euro dan pound juga flat di tengah minimnya katalis baru. Setelah jatuh karena gejolak politik di Spanyol menyusul deklarasi kemerdekaan Catalonia, kejatuhan euro mulai mereda. Namun belum mendapatkan momentum untuk reversal. Euro diperdagangkan di $1,1595 setelah flat kemarin. Euro masih terjebak di range $1,1530-1,1650.

EURUSD

USDJPY

GBPUSD

USDCHF

AUDUSD

By |2018-07-21T22:02:43+00:00November 9th, 2017|Analisa|0 Comments

Leave A Comment