Dollar Rebound Berkat Short Covering Pasca Data

//Dollar Rebound Berkat Short Covering Pasca Data

Dollar berhasil rebound berkat aksi short covering menyusul data ekonomi AS yang mendukung prospek kenaikan suku b unga. Namun pergerakan masih rentan di tengah ketidakpastian reformasi pajak AS.
Data semalam menunjukkan inflasi inti AS naik ke 1,8% di Oktober dari 1,7% di September. Sedangkan inflasi keseluruhan melambat ke 2,0% dari 2,2%. Ekonom mengatakan kenaikan inflasi inti mendukung prospek berlanjutnya normalisasi kebijakan moneter. Penjualan ritel tumbuh 0,2% selama Oktober, di atas prediksi 0% berkat diskon di sektor otomotif.

Fed fund futures menempatkan probabilitas 97% terjadi kenaikan suku bunga pada Desember. Bahkan beberapa kalangan optimis the Fed bisa menaikkan suku bunganya beberapa kali tahun depan. Capital Economics memproyeksikan kenaikan suku bunga empat kali lagi pada 2018. Pejabat the Fed yang tampil di publik di sisa minggu ini antara lain Loretta Mester, Lael Brainard dan Robert Kaplan.

Namun pergerakan dollar masih dibayangi oleh ketidakpastian mengenai RUU pajak. Beberapa anggota Kongres Republik mengkritik anggota Senat dari partai yang sama mengenai rancangan pajak yang berbeda, mengindikasikan adanya perbedaan pandangan dalam partai tersebut. Untuk saat ini, fokus utama masih RUU pajak, dengan harapan ada kompromi. Tapi sebagian kalangan meragukan RUU tersebut bisa lolos sebelum akhir tahun.

Indeks dollar berada di 93,80 setelah rebound dari 93,30 kemarin. Bila berhasil ditutup di atas 93,75 maka ada peluang untuk kelanjutan rebound dengan target terdekat 94,20-94,30. Tapi bila support 93,30-93,20 ditembus, indeks terancam menuju ke 93,00. Terhadap yen, dollar menguat 0,1% ke 113,02 setelah berhasil bertahan di atas support 112,50.

Sementara itu, sterling stabil hari ini namun masih dibayangi oleh ketidakpastian politik. Terancamnya masa depan Perdana Menteri Theresa May dan terkatung-katungnya negosiasi dengan Uni Eropa, menyebabkan sterling masih dalam jeratan bearish. Fokus hari ini adalah beberapa pejabat BOE akan berpidato dengan salah satunya Gubernur Mark Carney. Sterling diperdagangkan di $1,3175 setelah flat kemarin. Penutupan di atas $1,3200-1,3220 mungkin menjadi potensi bullish.

EURUSD

USDJPY

GBPUSD

USDJPY

AUDUSD

By |2018-07-21T22:02:43+00:00November 16th, 2017|Analisa|0 Comments

Leave A Comment