Isu Politik Jerman Benamkan Euro

//Isu Politik Jerman Benamkan Euro

Euro tergelincir atas dollar dan yen hari ini setelah Kanselir Angela Merkel gagal membentuk koalisi pemerintahan dengan dua partai lainnya, menimbulkan kekhawatiran mengenai ketidakpastian politik di Jerman.

Merkel mengatakan akan bertemu dengan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier untuk memberitahukan bahwa ia gagal membentuk koalisi dengan Partai Hiujau dan Partai Demokrat Bebas (FDP). Keputusan bertemu presiden, yang punya wewenang untuk menggelar pemilu baru, mengindikasikan bahwa Merkel tidak mencari pemerintah minoritas dengan Green setelah FDP di luar dugaan mundur dari negosiasi koalisi.

Perkembangan politik di Jerman akan menjadi penentu pergerakan euro minggu ini. Sejauh mana Jerman bisa mengatasi gejolak politik tersebut akan tercermin dari pergerakan euro. Namun isu politik Jerman ini kemungkinan hanya sementara, dalam jangka panjang tetap kebijakan ECB lah yang menjadi penggerak utama. Presiden ECB Mario Draghi akan berpidato di Brussel hari ini, menjadi fokus untuk mencari petunjuk soal arah kebijakan.

Euro sedang menuju performa terbaiknya dalam satu dekade, sudah menguat 10% tahun ini. Pemulihan ekonomi blok mata uang itu dan prospek tapering ECB menjadi faktor yang melambungkannya. Selain itu, stabilitas politik, menyusul kalahnya kubu populis dalam pemilu di Perancis dan Belanda, turut berkontribusi atas penguatan tersebut.

Dalam perdagangan di Asia, euro melemah 0,3% ke $1,1737 setelah menguat 0,2% akhir pekan lalu. Penutupan di bawah $1,17 membuka potensi bearish continuation dengan target $1,16. Terhadap yen, euro melemah 0,4% ke 131,44 setelah turun 0,4% akhir pekan lalu. Dengan posisinya di bawah MA 10 & 25, potensi bearish semakin besar.

EURUSD

USDJPY

GBPUSD

USDCHF

AUDUSD

By |2018-07-21T22:02:43+00:00November 20th, 2017|Analisa|0 Comments

Leave A Comment