Dollar rebound kemarin berkat kenaikan yield obligasi AS dan kejatuhan euro, namun masih dibayangi oleh ketidakpastian reformasi pajak AS. Sedangkan aussie tenggelam ke level terendah dalam lima bulan karena RBA Minutes yang dovish.

Dollar rebound setelah yield obligasi AS naik di tengah prospek kenaikan suku bunga the Fed bulan depan. Yield obligasi tenor dua tahun naik ke level tertinggi dalam sembilan tahun di 1,755%. Sedangkan yield 10 tahun naik ke 2,37%. Yield AS terus menanjak di tengah proses normalisasi kebijakan the Fed. Tahun depan, the Fed diperkirakan menaikkan suku bunga beberapa kali lagi. Selain itu, yield AS relative lebih tinggi dari negara maju lainnya.

Dollar juga terangkat karena euro tergelincir oleh gejolak politik di Jerman, setelah Kanselir Angela Merkel gagal membentuk koalisi dengan dua partai lainnya. Merkel mengatakan akan bertemu dengan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier untuk memberitahukan bahwa ia gagal membentuk koalisi dengan Partai Hijau dan Partai Demokrat Bebas (FDP). Situasi ini membawa ekonomi terbesar Eropa itu dalam krisis politik.

Sayangnya dollar terhambat di tengah ketidakpastian RUU pajak. Menteri Keuangan Steve Mnuchin mengatakan rancangan pajak diharapkan bisa disetujui dan dikirimkan ke Presiden Trump sebelum Natal. Namun Kongres dan Senat punya rancangan yang berbeda dan diperkirakan butuh waktu agar keduanya dapat mufakat. Pasar kini ragu rancangan bisa lolos sebelum akhir tahun.

Tidak ada even penting terjadwal malam nanti, tapi serangkaian data AS akan diumumkan besok malam dan ada FOMC Minutes. Pergerakan dollar kemungkinan tersendat menjelang Fed Minutes. Indeks dollar bertengger di 93,94 setelah naik 0,3% kemarin. Indeks berhasil kembali ke atas 93,75 dan penutupan di atas 94 menjaga momentum bullish. Terhadap yen, dollar diperdagangkan di 112,53 setelah rebound 0,4% kemarin. Selama masih ditutup di atas 112,50 dollar punya peluang lanjutkan rebound.

Sementara itu, aussie jatuh ke level terendah dalam lima bulan setelah RBA Minutes menunjukkan dewan khawatir dengan pertumbuhan upah yang lesu. Notulen dari rapat 7 Nopember itu menyebutkan dewan melihat ketidakpastian mengenai seberapa cepat pertumbuhan upah dan inflasi, mengindikasikan suku bunga tidak akan naik dalam waktu dekat. Fokus selanjutnya adalah Gubernur Phillip Lowe akan berpidato di Sydney sore ini. Aussie melemah 0,1% ke $0,7535 dengan sempat jatuh sampai $0,7530 atau terendah sejak Juni., Penutupan di bawah $0,7500 menjadi bearish continuation.

EURUSD

USDJPY

GBPUSD

USDCHF

AUDUSD