Dollar dalam posisi defensif hari ini setelah anjlok semalam karena spekulasi the Fed tidak akan menormalisasi kebijakan moneter seagresif harapan. Pergerakan dollar diperkirakan tersendat hari ini karrena libur Thanksgiving di AS.,

FOMC Minutes yang dipublikasikan semalam menunjukkan para pejabat sepakat kenaikan suku bunga diperlukan dalam waktu dekat, menjadi sinyal terjelas the Fed akan menaikkan suku bunga Desember nanti. Namun notulen dari rapat 31 Oktober-1 Nopember itu juga memperlihatkan beberapa pejabat khawatir inflasi tetap di bawah target 2% lebih lama dari yang diperkirakan.

Minutes itu menunjukkan masih ada antara pejabat yang memandang the Fed bergerak terlalu lambat di tengah rendahnya tingkat pengangguran dan pejabat yang masih risau inflasi masih di bawah target. Meski optimis dengan prospek ekonomi, sebagian pejabat menekankan melihat data ekonomi mendatang sebelum menaikkan suku bunga lanjutan. Di saat yang sama, para pejabat juga mulai khawatir dengan valuasi pasar keuangan sudah tidak terkendali dan berpotensi membahayakan ekonomi.

Dengan ditutupnya pasar keuangan AS malam nanti untuk merayakan Thanksgiving dan perdagangan setengah hari besok, pergerakan dollar diperkirakan tipis di sisa minggu ini. Serangkaian even penting baru terjadwal minggu depan, dengan fokus utama kesaksian Ketua the Fed Janet Yellen di hadapan Kongres dan revisi angka PDB AS.

Indeks dollar berada di 93,07 setelah turun 0,8% kemarin. Penutupan di bawah 92,90-92,80 menjadi jalan untuk menuju bearish continuation dengan target selanjutnya di 92,50-92,40. Terhadap yen, dollar diperdagangkan di 111,27 setelah anjlok 1,2% kemarin, kejatuhan harian terbesar sejak Mei. Penutupan di bawah 110,90-110,80 menjadi sinyal untuk menuju 110 bawah.

Beralih ke mata uang lain, sterling stabil hari ini setelah menguat kemarin karena kejatuhan dollar dan di tengah kembalinya optimisme mengenai negosiasi Brexit. Menteri Urusan Brexit David Davis optimis kesepakatan bisa dicapai dengan Uni Eropa. Pergerakan sterling hari ini akan dipengaruhi oleh data PDB Inggris. Sterling diperdagangkan di $1,3330 setelah menguat 0,5% kemarin. Selama bertahan di atas $1,33, pound berpeluang menuju $1,34.

EURUSD

USDJPY

GBPUSD

USDCHF

AUDUSD