Kinerja saham Amazon.com moncer pada tahun ini. Sepanjang pekan lalu saja, harga saham raksasa e-commerce Amerika Serikat tersebut menanjak 5%. Kenaikan harga saham Amazon mengerek pula kekayaan Jeff Bezos, pendiri Amazon. Sepanjang tahun ini, harta Bezos bertambah US$ 32,6 miliar dan menembus US$ 100 miliar. Ia kini menjadi orang terkaya dunia.

Bisnis e-commerce memang tengah naik daun dan makin menggerogoti kue bisnis toko ritel. Pundi-pundi perusahaan e-commerce pun kian membesar dan mengangkat kinerja sahamnya.

Contohnya Amazon.com Inc. Peritel online terbesar Amerika Serikat (AS) itu mendulang berkah penjualan dari pesta rabat alias diskon saat Black Friday pekan lalu. Harga saham pengecer online tersebut menanjak 2% di akhir lalu karena optimisme penjualan ritel kala Black Friday.

Kenaikan harga saham Amazon menggelembungkan kekayaan sang pendirinya yakni Jeff Bezos hingga menembus US$ 100 miliar. Kekayaan Bezos bertambah US$ 2,4 miliar menjadi US$ 100,3 miliar.

Menurut data Adobe Analytics, transaksi belanja online pada Sabtu (25/11) meningkat 18,4% dari tahun lalu. Investor juga berharap peritel online bisa meraih keuntungan luar biasa saat perayaan Thanksgiving.

Kekayaan Bezos yang mencapai US$ 100 miliar menjadikan miliarder berusia 53 tahun tersebut sebagai orang kedua setelah Bill Gates, pendiri Microsoft Corp yang berhasil mengerek kekayaan bersih menjadi
12 digit.

Sejak bulan lalu, Bezos tercatat sebagai orang terkaya dunia menggeser Bill Gates. Sejak awal tahun hingga Kamis (23/11), kekayaan Bezos bertambah US$ 32,6 miliar. Dia tercatat sebagai miliarder dengan penambahan kekayaan terbanyak di Bloomberg Billionaires Index.