Dollar masih mengalami fluktuasi kecil dalam dua sesi pertama minggu ini, bergerak dalam rentang yang terbatas di saat pasar masih menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai RUU pajak.
Dollar sempat terangkat akhir pekan lalu setelah Republik dalam komite negosiasi Kongres-Senat Jumat lalu menyematkan sentuhan akhir dalam rancangan regulasi pajak baru yang mencakup pemotongan pajak korporat. Kongres yang dikuasai Republik optimis akan meloloskan legislasi pajak minggu ini setelah dua anggota Senat semalam sepakat mendukung RUU pajak. Kongres akan menggelar voting malam nanti, sedangkan Senat voting besok malam.
Bila minggu ini kedua voting selesai dan RUU pajak berhasil diloloskan, maka legislasi selesai sesuai target yaitu sampai di meja Presiden Trump sebelum Natal. Janji reformasi pajak menjadi salah satu faktor yang mengangkat dollar dan saham AS. Dengan mencakup pemotongan pajak korporat menjadi 20% dari 35%, diharapkan akan mengalirkan dana repatriasi.
Meski pejabat the Fed memperkirakan ekonomi AS akan mendapat dorongan jangka pendek dari reformasi pajak, mereka memperkirakan pertumbuhan akan kembali ke kisaran 2% pada 2020 dan tidak naik ke kisaran 3% seperti yang diprediksi Trump. Lolosnya RUU pajak mungkin bisa memberi efek dorongan sementara ke dollar. Namun Pergerakan dollar selanjutnya bergantung pada bagaimana implementasi reformasi pajak tersebut.
Sayangnya, dollar tidak mampu mempertahankan penguatannya. Sepanjang 2017, dollar sudah melemah 9% terhadap major currencies. Sempat menyentuh 103,40 di awal Januari 2017, yang merupakan level tertinggi dalam 13 tahun, kini posisinya di kisaran 93. Namun menjelang Natal dan Tahun Baru, pergerakan pasar diperkirakan terbatas di sisa tahun ini. Dalam perdagangan hari ini, indeks flat di 93,26 dan penutupan di bawah 93 mempersulit upaya kembali ke kondisi bullish. Terhadap yen, dollar melemah 0,1% ke 112,51 masih mencoba bertahan di atas 112,50.

EURUSD

USDJPY

GBPUSD

USDCHF

AUDUSD

By |2018-07-21T22:02:43+00:00December 20th, 2017|Analisa|0 Comments

Leave A Comment