Perusahaan modal ventura menjadi juara di tahun 2017. Pasalnya, modal ventura adalah perusahaan yang paling aktif menginvestasikan dana di perusahaan rintisan atau startup yang kian membanjir di era serba digital ini.

PitchBook mencatat, perusahaan modal ventura telah menginvestasikan dana sebesar US$ 84 miliar di tahun lalu. Dana tersebut mengalir untuk lebih dari 8.000 perusahaan rintisan di Amerika Serikat (AS). Ini adalah pertumbuhan yang signifikan sejak awal tahun 2000.

Khusus untuk kuartal empat tahun lalu, modal ventura menggelontorkan dana sekitar US$ 24 miliar untuk 1.772 perusahaan startup. Modal tersebut lebih tinggi dari investasi di kuartal tiga tahun lalu, senilai US$ 20 miliar untuk sejumlah perusahaan berbasis dotcom.

Dana investasi banyak berputar di wilayah sekitar Silicon Valley Amerika Serikat (AS) dan pusat teknologi lainnya. Kini, perusahaan modal ventura terus berevolusi saat perusahaan yang didukung tetap mandiri dan lebih besar.

“Ekosistem perusahaan modal ventura tampak sehat didorong oleh dinamika yang berbeda,” kata CEO dan Pendiri PitchBook John Gabbert, dari laporan Bloomberg, Selasa (9/1).

Ada sederet transaksi terbesar di tahun 2017. Di antaranya, investasi untuk Lyft Inc bernilai lebih dari US$ 2,5 miliar di tahun lalu. Kemudian WeWork Cos Inc memperoleh dana US$ 3 miliar dari SoftBank Corp dan US$ 450 juta oleh Elon Musk’s Space Exploration Technologies Corp.

Perusahaan modal ventura berbasis AS yakni New Enterprise Associates (NEA) menjadi kendaraan raksasa bagi perusahaan startup. NEA telah menginvestasikan dana sebesar US$ 3,3 miliar di tahun lalu.

Investor lainnya yang aktif menyuntikkan dana segar di tahun lalu adalah modal ventura Andreessen Horowitz senilai US$ 450 juta, dan modal ventura Redpoint Ventures senilai US$ 400 juta. Keduanya, modal ventura yang berasal dari Negeri Paman Sam.

Secara global, perusahaan modal ventura menginvestasikan dana sebesar US$ 164,4 miliar di tahun 2017. Angka tersebut naik hampir 50% dibandingka tahun 2016. Sedangkan, dana tersalurkan untuk 11.042 perusahaan startup di tahun lalu, atau naik 11% dari tahu sebelumnya.

Kedepan, perusahaan startup yang bergerak di sektor teknologi akan menjadi incaran modal ventura. Misalnya, perusahaan rintisan yang mengembangkan virtual reality (VR), augmented reality (AR), internet of things (IOT), artificial intelligence (AI), dan financial technology (Fintech).

Perusahaan rintisan atau dikenal dengan nama Unicorn yang bergerak di teknologi ini akan menghasilkan investasi besar-besaran. John menambahkan, akan ada pemenang dan pecundang bagi perusahaan startup yang didukung oleh modal ventura.