Emas berjangka di pasar Amerika Serikat turun dari posisi tertinggi empat bulan pada perdagangan Selasa (16/1). Komoditas logam mulia terkoreksi setelah dollar AS bangkit dari keterpurukannya.

Bloomberg mencatat, harga emas untuk pengiriman Februari di Comex pada Selasa ditutup turun 0,03% menjadi US$ 1.338,90 per ons troi.

Meski demikian, di pasar elektronik Asia, Rabu (17/1), harga emas bergerak naik ke level US$ 1.341,70 per ons troi pukul 07.55 WIB.

Laju harga emas yang sudah berlangsung selama empat hari, tertahan di pasar AS, karena dollar AS rebound dari posisi terendah tiga tahun.

“Pasar emas telah mendapatkan banyak momentum selama beberapa sesi terakhir untuk naik, jadi dapat dimengerti bahwa investor mengambil kesempatan untuk merealisasikan keuntungan, kata Phillip Streible, ahli strategi komoditas di RJO Futures, seperti dilansir CNBC, Rabu dini hari.

Pada awal perdagangan Selasa, mata uang Paman Sam menguat terhadap euro. Sebelumnya, Senin, dollar AS sempat mencapai titik terendah sejak akhir 2014. Dollar melemah karena pasar lebih percaya diri bahwa pemulihan global akan melampaui pertumbuhan AS.

“Kami melihat kisaran perdagangan harga emas tahun ini di US$ 1.225-US$ 1.430, dengan harga rata-rata US$ 1.290,” kata INTL FCStone dalam sebuah catatan.
sumber:kontan.co.id

By |2018-01-17T11:31:00+00:00January 17th, 2018|Analisa|0 Comments

Leave A Comment