Sebagian bursa Asia dibuka naik pada Jumat (19/1) pagi, meskipun tekanan melanda pasar Amerika Serikat di sesi sebelumnya.

Mengutip CNBC, Jumat, indeks Nikkei 225 naik 0,22% pada awal perdagangan. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 26 tahun terakhir di sesi terakhir, meski kemudian melemah pada sesi tersebut. Saham produsen mobil dan keuangan mayoritas menguat. Mitsubishi Motors naik 1,29%, mengungguli saham Toyota yang juga naik 0,12%.

Di Korea Selatan, Kospi dibuka naik 0,17%. Saham produsen mobil menguat, meski sektor teknologi dan manufaktur bergerak beragam. Samsung Electronics naik 0,36%, namun pesaingnya, SK Hynix melemah 0,27%.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 tergelincir 0,06%. Saham pertambangan melemah, di mana Rio Tinto turun 0,63% dan BHP tergerus 0,06%.

Mayoritas indeks utama di Asia masih mengukir keuntungan moderat. Pasar bertahan meski indeks acuan saham AS di Wall Street ditutup loyo pada Kamis malam. Investor AS fokus pada kemungkinan penutupan pemerintah. Itu terjadi meski perusahaan membukukan pendapatan kuartalan yang solid.

Pada perdagangan di Asia, dollar AS lebih stabil setelah turun, semalam. Indeks dollar spot diperdagangkan di level 90,495 pada pukul 08.27 waktu Hong Kong, setelah semalam jatuh di 90,113.
sumber:kontan.co.id