Bursa Asia bergerak mixed cenderung melemah pada pertengahan pekan. Rabu (24/1) pukul 8.33 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,30% ke 24.051.

Indeks Hang Seng turun 0,10% ke 32.897. Kospi tergerus 0,03% ke 2.535. Taiex merosot 0,85% ke 11.159.

ASX menguat 0,29% ke 6.054. Straits Times turun 0,12% ke 3.587 dan FTSE Malaysia turun 0,10% ke 1.836.

Hari ini, Jepang merilis data ekspor bulan Desember yang menguat 9,3% secara tahunan. Angka ini masih di bawah ekspektasi polling Reuters pada 10,1%. Tapi, nilai ekspor Jepang di Asia mencatat rekor tertinggi.

Kabar lain, Korea Selatan akan membawa langkah Amerika Serikat (AS) menetapkan bea masuk panel surya dan mesin cuci ke World Trade Organization. “Selain keluar dari Trans-Pacific Partnership, ini adalah langkah nyata dari retorika proteksionis AS,” ungkap ANZ Research dalam catatan yang dikutip CNBC.

Richard Yetsenga, chief economist ANZ menambahkan, pertanyaan selanjutnya adalah, seberapa jauh proteksionisme ini akan diperpanjang.

Berikut agenda ekonomi Asia hari ini:
– Flash PMI manufaktur Jepang
– Inflasi Malaysia