Bursa saham global terlihat mulai bergerak stabil pada hari Kamis (2/8/2018) ini. Sebelumnya pada awal minggu ini bursa saham alami penurunan, dan sejak saat itu terlihat alami volatilitas pergerakan yang tinggi .

Menjelang pembukaan bursa saham di Amerika pada malam hari ini, indek acuan saham berjangka Amerika terlihat alami kenaikan dengan tingkat kenaikan menengah.

Bursa saham di Eropa pada sore hari ini terlihat alami penurunan pada awal pembukaannya, dengan penurunan rata-rata sebesar 0,5 persen.

Bursa saham Asia pada hari ini ditutup dengan alami kenaikan, tetapi Shanghai Composite disatu sisi terlihat alami penurunan, dengan besar penurunan 1,4 persen. Indek acuan saham China tersebut memasuki zona koreksi pada hari ini.
Investor pada hari ini akan peroleh katalis dari beberapa data ekonomi Amerika dan laporan earning perusahaan.

Highlight yang akan menjadi perhatian pasar pada hari ini khususnya akan tertuju pada Bank of England. Bank sentral Inggris tersebut di jadwalkan akan merilis keputusan tingkat suku bunga, dan ada kemungkinan besar kebijakan tersebut akan memiliki keterkaitan yang tinggi terhadap Brexit.

Untuk laporan earning, beberapa perusahaan akan sampaikan laporan keuangannya pada malam hari ini, termasuk diantaranya adalah T-Mobile US (TMUS), Twitter (TWTR), Viacom (VIA) dan CVS Health (CVS), Canada Goose (GOOS), Goodyear Tire (GT), Kellogg (K), New York Times (NYT), Nielsen (NLSN), Philip Morris International (PM), Thomson Reuters (TRI), Tyson Foods (TSN) dan World Wrestling (WWE) yang rilis sebelum bursa saham Amerika di buka. Sedangkan setelah bursa saham tutup pada esok pagi akan ada sejumlah laporan keuangan dari perusahaan, termasuk diantaranya adalah AIG (AIG), Activision Blizzard (ATVI), Expedia (EXPE), FireEye (FEYE), Lions Gate Entertainment (LGFA), News Corp (NWSA), NVDIA (NVDA), Skechers USA (SKX), dan Zillow (ZG).

Untuk berita korporasi, akan datang dari Viacom (VIA). Perusahaan ini kemungkinan besar akan peroleh banyak pertanyaan mengenai kemungkinan merger dengan CBS (CBS). Diberitakan bahwa dewan direksi kedua perusahaan saat ini sedang lakukan evaluasi terkait potensi keduanya untuk lakukan merger.

Tesla (TSLA) perusahaan produsen mobil listrik pada Rabu (2/7/2018) kemarin sampaikan laporan keuangan kuartalannya yang tunjukkan adanya kerugian $675 juta.

Kerugian tersebut sesuai dengan prediksi Wall Street. Saham Tesla pada sesi after-hours trading terlihat bergerak cenderung flat.

Para plotikus Senat Amerika pada Rabu (2/7/2018) kemarin kemarin umumkan kesepakatan anggaran yang mana kebijakan tersebut memenangkan sebagian besar kesepakatan antara dua partai besar di Amerika. Dengan diumumkannya kkesepakatan anggaran tersebut maka pemerintah Amerika paling tidak terhindar dari kondisi nonaktif (shutdown) pada akhir minggu ini dan meningkatkan kemampuan belanja pemerintah.

Walaupun telah peroleh kesepakatan di Senat, tetapi kebijakan tersebut masih butuh untuk dapat lolos di tingkat House, dimana perdebatan kemungkinan besar akan kembali memanas.

Isu penting yang akan muncul dari pertemuan di tingkat House adalah seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menaikkan batasan hutang pemerintah Amerika, yang mana batasan hutang saat ini akan mencapai batasannya pada bulan depan. Untuk saat ini seluruhnya masih dalam tahap negosiasi.