Bursa Asia mencatatkan kenaikan pada transaksi pagi, Kamis (15/2). Mengutip data CNBC, pada awal transaksi perdagangan hari ini, indeks Nikkei 225 Stock Average naik 1,14% atau 242,61 poin.

Indeks acuan Jepang ini sempat tertekan pada sesi terakhir, dan ditutup dengan penurunan 90,51 poin. Penurunan terjadi setelah dollar AS melemah ke posisi terendah dalam 15 tahun terakhir versus yen selama masa perdagangan Asia pada Rabu (14/2).

Sementara itu di Sydney, indeks S&P/ASX 200 naik 0,81%. Sektor energi, bahan baku, dan emas menjadi sektor dengan performa terbaik pada transaksi pagi. Sejumlah saham pertambangan yang naik tinggi pagi ini adalah: Rio Tinto naik 2,59% dan BHP naik 3%.

Perusahaan asuransi Australia Suncorp turun 3,08% setelah melaporkan laba bersih pertengahan tahun turun 15,8% menjadi A$ 452 juta atau US$ 358 juta. Pencapaian tersebut di bawah prediksi analis yang dipolling Thomson Reuters sebesar A$ 486 juta.

Sedangkan market di China, Korea Selatan, Taiwan, dan Vietnam ditutup pada hari ini karena libur Tahun Baru Imlek.

Bicara mengenai pasar mata uang, indeks dollar turun dan diperdagangkan di posisi 89,121 pada penutupan Rabu. Jika berhadapan dengan dollar AS, dollar diperdagangkan di posisi 106,70 dengan level terendah 106,70 tadi malam. Sementara, dollar Australia bergerak stabil di posisi US$ 0,7926.
sumber : kontan.co.id