Soegee Futures — Netflix akan menjadi saham yang penting untuk diperhatikan pada malam hari ini, karena berpeluang untuk menjadi penggerak bagi sektor teknologi. Diperkirakan saham Netflix pada perdagangan malam hari Selasa ini akan alami penurunan, khususnya setelah dalam laporannya perusahaan menyatakan hanya alami penambahan jumlah “subscribers” sebanyak 5,2 juta untuk periode kuartalan, lebih rendah sekitar 1 juta dibandingkan perkiraan.

Pada konferensi resmi perusahaan hari Senin kemarin, CEO Reed Hastings kegagalan memenuhi target kali ini bukan merupakan yang pertama kalinya. Harapan dari pernyataan tersebut adalah agar para investor tidak mengambil sikap terlalu berlebihan.

Diluar penurunan tersebut, Netflix untuk periode kuartalan tersebut menyatakan menghasilkan laba sebesar $384 juta dengan penjualan total sebesar $3,9 milliar.

Sebelumnya pada hari Senin kemarin, saham Netflix ditutup pada harga $400 per lembar saham. Tetapi pada minggu lalu analis Instinet Mark Kelly menyatakan target harga saham Netflix adalah $370 per lembar saham, dalam analisanya tersebut Kelly menyatakan kekhawatirannya terhadap persaingan yang semakin ketat dengan perusahaan sejenis.

Masih seputar berita dari sektor teknologi, diperkirakan saham Amazon juga akan dibuka dengan alami penurunan pada malam hari ini. Penurunan tersebut terjadi di sebabkan oleh gagalnya program Prime Day sale.

Sebelumnya Amazon luncurkan program “Prime Day Sale” namun saat program tersebut dijalankan banyak calon pembeli yang hanya dihadapkan pada foto anjing lucu yang terpampang pada website Amzon. Foto tersebut muncul jika website perusahaan alami eror, alias Amazon gagal dalam menjalankan program tersebut.

Selain berita dari Amazon dan Netflix sentimen negatif bagi sektor teknologi lainnya datang dari pihak Kongres Amerika. House Judiciary Committe pada hari Selasa ini akan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Facebook, Google dan Twitter mengenai bagaimana mana mereka lakukan penyaringan konten.

Diluar sektor teknologi yang cenderung negatif, berita yang lebih positip datang dari kesepakatan antara European Union dan Jepang yang saat ini sudah memasuki perjanjian final untuk menurunkan tarif perdagangan kedua pihak dan menghapus batasan-batasan lainnya dalam menjalankan perdagangan.

Sampai dengan sore hari ini, indek acuan saham berjangka Amerika terlihat tidak terlalu banyak alami pergerakan. Sedangkan bursa saham Eropa terlihat alami kenaikan pada pembukaannya hari ini, dan bursa saham Asia ditutup dengan kecenderungan bergerak mix.

Minyak mentah terlihat mulai bertahan dari penurunannya, dengan sedikit alami kenaikan, setelah pada hari Senin kemarin alami penurunan hingga 4 persen.

Pada Senin kemarin, Dow Jones industrial average alami kenaikan sebesar 0,2 persen, sedangkan S&P 500 alami penurunan sebesar 0,1 persen dan Nasdaq turun 0,3 persen.

Untuk laporan earningnya, pada malam hari ini sebelum pasar buka akan ada laporan earning dari Charles Schwab, Goldman Sachs, Johnson & Johnson, Progressive dan United Health.

By |2018-07-17T17:43:42+00:00July 17th, 2018|Bisnis & Ekonomi|0 Comments

Leave A Comment