Soegee Futures — Exxon Mobil Corp alami penurunan harga saham pada sesi perdagangan premarket sebesar 2,2 persen hari Jum’at ini. Penurunan tersebut terjadi setelah perusahaan raksasa produsen minyak mentah tersebut sampaikan laporan keuangannya untuk kuartal kedua tahun ini alami penurunan dibawah perkiraan.

Dalam laporannya tersebut, perusahaan menyatakan laba bersih perusahaan adalah $3,95 milliar atau 92 sen per lembar saham, alami kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu $3,350 milliar atau 78 sen per lembar saham.

Revenue perusahaan untuk kuartal tersebut alami kenaikan menjadi $73,501 milliar dibandingkan tahun lalu, yaitu $50,077 milliar.

Berdasarkan hasil pooling FactSt sebelum laporan tersebut dirilis, diperkirakan perusahaan akan bukukan earning sebesar $1,27 per lembar saham dengan revenue sebesar $74,153 milliar.

Menurut pernyataan perusahaan, gagalnya perusahaan memenuhi perkiraannya disebabkan oleh adanya maintenance sejumlah sumur minyak mereka, sehingga produksi minyak mentah perusahaan alami penurunan. Adanya bencana gempa bumi membuat sumur minyak dan gas perusahaan membutuhkan adanya perbaikan.

Berita positipnya menurut Chief Executive Darren Woods, sejumlah masalah terkait perbaikan tersebut telah selesai dilakukan dan saat ini seluruhnya telah beroperasi kembali.

Berdasarkan data historis, sepanjang 2018 ini hingga Kamis kemarin, harga saham perusahaan alami penurunan sebesar 0,7 persen. Bandingkan dengan Dow Jones Industrial Average yang alami kenaikan sebesar 3,3 persen dan S&P 500 yang alami kenaikan sebesar 6,1 persen untuk periode yang sama

By |2018-07-27T19:31:26+00:00July 27th, 2018|Bisnis & Ekonomi|0 Comments