Bisnis & Ekonomi

  • Venezuela's President Nicolas Maduro waves as he arrives for a rally with supporters in Caracas
    Umumkan mata uang virtual, Maduro disebut badut Umumkan mata uang virtual, Maduro disebut badut

    Umumkan mata uang virtual, Maduro disebut badut

Umumkan mata uang virtual, Maduro disebut badut

Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah mengumumkan pembuatan mata uang virtual baru, Petro, sebagai upaya untuk meredakan krisis ekonomi negara tersebut.

Dia mengatakan, Petro, akan didukung oleh kekayaan minyak, gas, emas dan berlian Venezuela.

Perekonomian Venezuela terpukul oleh turunnya pendapatan minyak dan anjloknya nilai mata uang bolivar. Presiden Maduro juga mencerca sanksi AS yang dia gambarkan sebagai “blokade”.

Dalam sebuah pengumuman yang disiarkan oleh televisi lokal pada Minggu (3/12), Maduro mengatakan bahwa mata uang kripto baru tersebut akan memungkinkan Venezuela “maju dalam masalah kedaulatan moneter, untuk melakukan transaksi keuangan dan mengatasi blokade keuangan”.

“Abad 21 telah tiba!” teriaknya yang disambut sorak sorai dari para pendukungnya.

Sayangnya, dia tidak memberikan penjelasan lebih detil mengenai bagaimana, atau kapan, mata uang baru ini akan diluncurkan.

Langkah ini menyusul meningkatnya minat global terhadap mata uang kripto, Bitcoin.

Seorang regulator AS baru-baru ini mengatakan akan memperbolehkan perdagangan dua transaksi tradisional dalam kontrak finansial Bitcoin, meskipun mata uang digital terbukti tidak stabil.

Di sisi lain, Venezuela memiliki utang sekitar US$ 140 miliar kepada kreditur asing dan ekonom menilai Maduro ingin mencoba membayar utang tersebut dengan Petros seiring upayanya untuk merestrukturisasi utang negara tersebut.

Anggota parlemen oposisi, bagaimanapun, mencemooh rencana tersebut. Sejumlah anggota parlemen oposisi menegaskan bahwa penggunaan mata uang yang diusulkan harus memerlukan dukungan Kongres. Beberapa pihak pun meragukan hal itu akan terjadi.

“Maduro sudah menjadi badut. Ini tidak memiliki kredibilitas,” kata anggota parlemen oposisi dan ekonom Angel Alvarado kepada kantor berita Reuters.

Venezuela secara historis mengandalkan kekayaan minyaknya untuk mendukung perekonomian. Namun, penurunan harga minyak telah menyebabkan negara tersebut mengalami krisis ekonomi dan politik.

AS dan Uni Eropa telah memberlakukan sanksi kepada negara ini, dengan alasan kebijakan represif oleh pemerintah.

Bulan lalu, Rusia setuju untuk merestrukturisasi sekitar US$ 3,15 miliar (£ 2,4 miliar) atas hutang yang harus dibayar oleh Venezuela. Kesepakatan tersebut memungkinkan […]

By |December 4, 2017 9:53 am|Bisnis & Ekonomi|0 Comments
  • A Union Flag umbrella is seen in front of the Elizabeth Tower, commonly known as Big Ben, in London
    Sinyal perlambatan ekonomi Inggris lanjut di 2018 Sinyal perlambatan ekonomi Inggris lanjut di 2018

    Sinyal perlambatan ekonomi Inggris lanjut di 2018

Sinyal perlambatan ekonomi Inggris lanjut di 2018

Data indeks kepercayaan konsumen di Inggris turun ke level terendah dalam 16 bulan terakhir sejak pemungutan suara Brexit berlangsung. Data ini memberikan sinyal pelambatan ekonomi di Inggris akan berlanjut di tahun 2018.

Indeks GfK consumer confidence turun dua poin ke level 12 pada November 2017. Mengutip rilis resminya yang terbit hari Kamis (30/11), Joe Staton Head of Market Dynamics di GfK bilang, ini menjadi bulan ke-20 secara beruntun indeks berada di valuasi negatif.

Mengutip pemberitaan Reuters, dalam survei terpisah yang dilakukan Lloyd Banks, menunjukkan kepercayaan dalam bidang bisnis Inggris juga merosot pada bulan ini. Optimisme ekonomi di negara ini juga tercatat di posisi terendah sejak Juni 2016.

“Perusahaan percaya diri akan masa depan mereka, meskipun data ekonomi saat ini ini menjadi indikasi adanya ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian politik di masa mendatang,” kata Ekonom Senior Llyods Commercial Bank Hann-Ju Ho.

By |November 30, 2017 6:05 pm|Bisnis & Ekonomi|0 Comments
  • Capital_Markets_Tablet_1920x960
    Saham Amazon moncer, harta Bezos tembus US$ 100 M Saham Amazon moncer, harta Bezos tembus US$ 100 M

    Saham Amazon moncer, harta Bezos tembus US$ 100 M

Saham Amazon moncer, harta Bezos tembus US$ 100 M

Kinerja saham Amazon.com moncer pada tahun ini. Sepanjang pekan lalu saja, harga saham raksasa e-commerce Amerika Serikat tersebut menanjak 5%. Kenaikan harga saham Amazon mengerek pula kekayaan Jeff Bezos, pendiri Amazon. Sepanjang tahun ini, harta Bezos bertambah US$ 32,6 miliar dan menembus US$ 100 miliar. Ia kini menjadi orang terkaya dunia.

Bisnis e-commerce memang tengah naik daun dan makin menggerogoti kue bisnis toko ritel. Pundi-pundi perusahaan e-commerce pun kian membesar dan mengangkat kinerja sahamnya.

Contohnya Amazon.com Inc. Peritel online terbesar Amerika Serikat (AS) itu mendulang berkah penjualan dari pesta rabat alias diskon saat Black Friday pekan lalu. Harga saham pengecer online tersebut menanjak 2% di akhir lalu karena optimisme penjualan ritel kala Black Friday.

Kenaikan harga saham Amazon menggelembungkan kekayaan sang pendirinya yakni Jeff Bezos hingga menembus US$ 100 miliar. Kekayaan Bezos bertambah US$ 2,4 miliar menjadi US$ 100,3 miliar.

Menurut data Adobe Analytics, transaksi belanja online pada Sabtu (25/11) meningkat 18,4% dari tahun lalu. Investor juga berharap peritel online bisa meraih keuntungan luar biasa saat perayaan Thanksgiving.

Kekayaan Bezos yang mencapai US$ 100 miliar menjadikan miliarder berusia 53 tahun tersebut sebagai orang kedua setelah Bill Gates, pendiri Microsoft Corp yang berhasil mengerek kekayaan bersih menjadi
12 digit.

Sejak bulan lalu, Bezos tercatat sebagai orang terkaya dunia menggeser Bill Gates. Sejak awal tahun hingga Kamis (23/11), kekayaan Bezos bertambah US$ 32,6 miliar. Dia tercatat sebagai miliarder dengan penambahan kekayaan terbanyak di Bloomberg Billionaires Index.

By |November 28, 2017 5:10 pm|Bisnis & Ekonomi|0 Comments
  • s&p
    S&P gunting rating Afrika Selatan S&P gunting rating Afrika Selatan

    S&P gunting rating Afrika Selatan

S&P gunting rating Afrika Selatan

Lembaga pemeringkat internasional, S&P Global Rarings memangkas peringkat utang mata uang lokal Afrika Selatan, Jumat lalu (24/11). S&P menyebut penurunan prospek ekonomi Afrika Selatan menjadi sebab peringkat utang negara ini turun menjadi tidak layak investasi (junk).

Seperti diberitakan Reuters, Sabtu (25/11), tindakan S&P dilakukan pasca Menteri Keuangan Afrika Selatan Mulasi Gigaba mengungkapkan ekspektasi pertumbuhan ekonomi negaranya lebih lemah dari perkiraan awal. Selain itu, Mulasi juga menyebut defisit Afrika Selatan bakal membengkak, disertai peningkatan utang pemerintah.

“Pertumbuhan yang lemah telah menyebabkan kemerosotan lebih lanjut dari ekonomi Afrika Selatan, lebih rendah dari ekspektasi sebelumnya,” sebut S&P lewat pernyataan resmi seperti dikutip Reuters.

S&P memangkas peringkat kredit jangka panjang mata uang lokal Afrika Selatan dari BBB- menjadi BB+. Bersamaan dengan itu, S&P juga menggunting peringkat kredit jangka panjang mata uang asing negara tersebut menjadi BB dari BB+. Meski demikian, S&P masih menaikkan outlook (prospek) keduanya menjadi stabil dari sebelumnya negatif.

Hingga saat ini, utang Afrika Selatan dalam mata uang asing mencapai 90% dari total utang negara tersebut yang sebesar US$ 159 miliar.

Tak lagi jadi benchmark

Status junk bonds yang kini disandang Afrika Selatan atas utangnya, diyakini bakal mendepak posisi negara itu di World Goverment Bond Index (WGBI) Citi. WGBI merupakan benchmark atau patokan indeks besar dunia, yang memiliki nilai US$ 2 triliun hingga US$ 3 triliun.

Pemangkasan peringkat dari S&P tersebut, menurut sejumlah analis, akan menjadi alasan bagi kreditur untuk menjual surat utang Afrika Selatan. Dalam jangka waktu dekat, diprediksi sekitar US$ 10 miliar surat utang Afrika Selatan akan mengalami tekanan jual.

“Investor akan mulai memperlakukan Afrika Selatan sama dengan negara-negara yang berada di luar WGBI, dan dengan tekanan jual yang bakal cukup besar,” ujar Lesiba Mothata, Kepala Ekonom Alexander Forbes seperti dikutip Reuters.

Sebelumnya, Fitch Ratings lebih dulu menempatkan surat utang Afrika Selatan dalam […]

By |November 27, 2017 4:58 pm|Bisnis & Ekonomi|0 Comments
  • Rodrigo-Chaves
    Kepala Perwakilan World Bank Optimis dengan Stabilitas Fiskal di Indonesia Kepala Perwakilan World Bank Optimis dengan Stabilitas Fiskal di Indonesia

    Kepala Perwakilan World Bank Optimis dengan Stabilitas Fiskal di Indonesia

Kepala Perwakilan World Bank Optimis dengan Stabilitas Fiskal di Indonesia

Presiden Jokowi pada Selasa (21/11) pagi, menerima Kepala Perwakilan Bank Dunia (World Bank) untuk Indonesia Rodrigo Chaves di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Usai pertemuan, Rodrigo didampingi Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, menyampaikan saat pertemuan, Presiden Jokowi menanyakan pandangan World Bank tentang ekonomi global dan juga ekonomi Indonesia.

“Kami menyampaikan bahwa kami sangat optimis tentang stabilitas fiskal di Indonesia serta framework ekonomi makro yang kami nilai sangat tepat,” ujar Rodrigo, sebagaimana dilansir dari Humas Setkab RI (21/11).

Dalam kesempatan tersebut, lanjut Rodrigo, juga membahas mengenai ide-ide potensial agar Indonesia dapat meningkatkan pertumbuhan, mengakselerasi pertumbuhan, dan juga untuk berinvestasi dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kami kira ini adalah pertemuan yang sangat bagus dan kami sangat senang atas kesempatan yang diberikan Presiden Jokowi untuk membagi pandangan-pandangan kami,” kata Rodrigo.

Lebih lanjut, Rodrigo juga menyampaikan hal yang juga dibicarakan adalah tentang rencana pertemuan tahunan Bank Dunia Tahun 2018 di Bali. Ia menambahkan bahwa persiapan acara berjalan dengan sangat baik.

“Indonesia telah mengalokasikan sumber dayanya serta mempunyai tim kerja yang sangat baik di bawah Pak Luhut Panjaitan, Ibu Sri Mulyani Indrawati, dan Pak Agus dan BI,” puji Rodrigo.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong.

By |November 21, 2017 3:19 pm|Bisnis & Ekonomi|0 Comments
  • FILE PHOTO - American business magnate Bill Gates and wife Melinda Gates attend a news conference by United Nations's movement
    Bill Gates investasi US$ 80 juta untuk kota pintar Bill Gates investasi US$ 80 juta untuk kota pintar

    Bill Gates investasi US$ 80 juta untuk kota pintar

Bill Gates investasi US$ 80 juta untuk kota pintar

Miliarder ternama Bill Gates ingin membangun komunitas masa depan di Arizona. Hal ini diketahui dari adanya laporan bahwa ada sebuah grup usaha yang terasosiasi dengan perusahaan investasi Gates yang menanamkan dananya senilai US$ 80 juta di perusahaan teknologi tinggi. Dana itu dikabarkan akan digunakan untuk membangun sebuah kota pintar di luar Phoenix.

Komunitas di Belmont akan mendisain terkait dengan jaringan berkecepatan tinggi, kendaraan otonom, jaringan digital yang berkecepatan tinggi, pusat data, teknologi manufaktur terkini, dan pusat logistik otonom.

Tidak jelas berapa banyak Gates -yang memiliki perusahaan induk Belmont Cascade Investment- akan dilibatkan dalam usaha tersebut. Yang pasti, Belmont Partners mengatakan kota pintar ini akan serupa dengan ukuran wilayah Tempe, Arizona, yang memiliki populasi 182.000 orang.

“Membayangkan infrastruktur masa depan dari nol jauh lebih mudah dan lebih hemat biaya daripada menguatkan kembali perkotaan yang ada,” kata Grady Gammage, juru bicara usaha tersebut dalam pernyataannya.

Arizona memiliki reputasi sebagai negara bagian yang ramah teknologi. Beberapa pemain utama di industri kendaraan otonom – Waymo, Uber dan Intel – sedang menguji inovasi mereka di negara bagian tersebut.

Investasi tersebut merupakan contoh lain dari kegembiraan untuk membangun kota dari nol dengan pola pikir digital.

Tapi mengembangkan kota baru atau bahkan lingkungan merupakan hal yang tidak murah. Pada Oktober lalu, Laboratorium Sidewalk, cabang inovasi perkotaan dari perusahaan induk Google, Alfabet, berkomitmen menanamkan investasi senilai US$ 50 juta untuk tahap awal perencanaan dan uji coba pengembangan Toronto.

Hal ini dirancang sebagai model masyarakat abad ke-21, dengan polusi berkurang, kemacetan yang diperpendek, jalan yang lebih aman dan cuaca yang lebih baik. Transportasi yang dirancang adalah kendaraan listrik yang digunakan bersama, berjalan kaki dan bersepeda. Zonasi yang lebih fleksibel akan memadukan kawasan komersial, industri dan pemukiman.

Tren pengembangan kota pintar terus mendapat momentum seiring beralihnya fokus Silicon Valley ke inovasi transportasi […]

By |November 15, 2017 6:34 pm|Bisnis & Ekonomi|0 Comments
  • China-2-300x168
    Data Indikasikan Perlambatan Ekonomi China Data Indikasikan Perlambatan Ekonomi China

    Data Indikasikan Perlambatan Ekonomi China

Data Indikasikan Perlambatan Ekonomi China

Serangkaian indikator menunjukkan tanda-tanda perlambatan ekonomi China di kuartal keempat tahun ini, sebagai akibat pengetatan kebijakan di beberapa sektor. Namun para ekonom memperkirakan pertumbuhan masih sesuai target.

Pertumbuhan output industri, investasi aset dan penjualan ritel melambat di Oktober, setelah Beijing memperketat pengendalian polusi dan terus membatasi pembelian rumah di beberapa kota besar. Pemerintaha China memasuki tahun kedua dalam kampanye mengurangi tingkat utang karena khawatir dengan praktik kredit yang berisiko, terutama di sektor properti, yang dapat membahayakan ekonomi.

Data hari ini menunjukkan produksi industrial tumbuh 6,2% selama Oktober, melambat dari bulan sebelumnya yang 6,6%, menurut laporan Biro Statistik China (NBS). Meski sesuai prediksi, angka tersebut merupakan terlambat kedua tahun ini. Para ekonom menyebut perlambatan output ini akibat kampanye antipolusi yang dicanangkan Beijing.

Penjualan ritel tumbuh 10,0% selama Oktober dari tahun lalu, melambat dari 10,3% di September. Angka tersebut merupakan yang terendah dalam delapan bulan. Investasi aset tetap tumbuh 7,3% selama periode Januari-Oktober, melambat dari 7,5% di sembilan bulan pertama tahun ini. Melambatnya investasi properti menjadi faktor utama.

Perlambatan sektor properti menjadi risiko utama penurunan ekonomi China tahun depan. Penjualan rumah melambat pada Oktober karena kendali ketat pemerintah. Serangkaian data tersebut mengindikasikan pertumbuhan melambat di Oktober dan kondisi kemungkinan berlanjut selama kuartal berjalan.

Didukung oleh ekspor dan investasi publik, China mencatat pertumbuhan 6,9% selama sembilan bulan pertama tahun ini. Banyak pengamat memperkirakan meski terjadi perlambatan di kuartal keempat, pertumbuhan masih dapat mencapai target. Pembelanjaan investasi dan fiskal menurun, namun pertumbuhan tahunan masih menuju target 6,5%.

By |November 14, 2017 5:45 pm|Bisnis & Ekonomi|0 Comments
  • ekonomi china
    Data Ekonomi China Positif Data Ekonomi China Positif

    Data Ekonomi China Positif

Data Ekonomi China Positif

Bursa saham China ditutup menguat pada perdagangan Kamis, (9/11/2017), didorong oleh data inflasi yang positif yang menunjukkan momentum ekonomi masih kuat.

Indeks Shanghai Composite ditutup menguat 0,4% ke level 3.427,79. Sementara itu, indeks blue-chip CSI300 ditutup naik 0,7% ke 4.075,90, level tertinggi dalam dua tahun terakhir.

Seperti dllansir Reuters, Indeks Harga Produsen China yang kuat di bulan Oktober sedangkan tingkat inflasi meningkat, mengindikasikan ekonomi tetap kuat dan mengurangi kekhawatiran pasar akan perlambatan.

“Hasilnya adalah tekanan harga di China tampak kuat, ditopang pertumbuhan ekonomi yang masih cepat, pasar tenaga kerja yang ketat, penurunan kapasitas dan gangguan sementara terhadap produksi industri,” ungkap Julian Evans-Pritchard, ekonom China di Capital Economics, seperti dikutip Reuters.

Sentimen juga dibantu oleh media China yang melaporkan bahwa penjualan reksadana saham mulai meningkat dalam beberapa bulan terakhir di China, yang berpotensi menyalurkan dana segar ke pasar.

Menggarisbawahi meningkatnya minat terhadap risiko di China, outstanding margin loan, yang merupakan modal yang dipinjam investor untuk membeli saham, telah bertahan selama empat hari berturut-turut di atas level 1 triliun yuan, level tertinggi sejak Januari 2016.

Sebagian besar sektor menguat pada perdagangan hari ini, Penambang batu bara terbesar China, Shenhua Energy, melonjak 7,4% dan memimpin sektor energi, didorong oleh kenaikan harga minyak mentah.

Di sisi lain, emiten perbankan dan transportasi masing-masing melemah 0,4% dan 0,2%.

By |November 9, 2017 4:42 pm|Bisnis & Ekonomi|0 Comments
  • trump-speech
    Trump: Ekonomi Jepang Tidak Sekuat AS Trump: Ekonomi Jepang Tidak Sekuat AS

    Trump: Ekonomi Jepang Tidak Sekuat AS

Trump: Ekonomi Jepang Tidak Sekuat AS

Berbicara di depan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan berani membanggakan perekonomian AS sekaligus menomorduakan ekonomi negeri sakura.

“Saya tidak tahu apakah akan menjadi yang kedua,” sesumbar Trump, sesaat setelah memuji kekuatan ekonomi Jepang, seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (6/11/2017).

Abe dikabarkan terlihat sedikit menyeringai setelah mendengar pernyataan Trump. Namun saat itu justru digambarkan sebagai momen yang canggung. Pasalnya, kedua pemimpin negara sebelumnya menyatakan telah menjalin hubungan yang lebih dekat dan kuat dalam kunjungan Trump ke negara Asia tersebut.

Data Bank Dunia memang menunjukkan bahwa AS merupakan negara berkekuatan ekonomi terbesar di dunia yakni dengan produk domestik bruto (PDB) sebesar US$18,6 triliun.

Adapun Jepang berada di posisi ketiga dengan US$4,9 triliun, mengekor China di tempat kedua dengan PDB sebesar US$11,2 triliun.

Trump sendiri telah mendorong pemerintah Jepang untuk membuka perekonomiannya untuk barang-barang AS demi menyusutkan defisit perdagangan AS senilai US$69 miliar dengan Jepang, kedua setelah China.

Namun belum ada kesepakatan tercapai dari kedua negara terkait hal ini sejak Trump memutuskan menarik AS dari Kemitraan Trans-Pasifik (TPP), kesepakatan perdagangan 12 negara yang didorong Presiden AS Barack Obama saat ia menjabat.

Utusan Trump untuk perundingan, Robert Lighthizer, pada Juni mengatakan bahwa Jepang telah meminta AS untuk bergabung kembali dengan kesepakatan tersebut. Namun AS lebih memilih untuk menegosiasikan kesepakatan perdagangan bilateral dengan Jepang, sebuah gagasan yang telah ditampik oleh pemerintahan Abe.

Dalam suatu diskusi yang berlangsung bulan lalu, sejumlah pejabat AS dan Jepang membuat kemajuan terkait isu perdagangan dan investasi, dengan disetujuinya untuk mencabut pembatasan kesemek Jepang dan kentang Idaho. Jepang juga sepakat untuk menyederhanakan uji kebisingan dan emisi untuk mobil-mobil AS yang diimpor.

“Para sekutu Amerika di Asia mencari tanda-tanda dari […]

By |November 6, 2017 5:04 pm|Bisnis & Ekonomi|0 Comments
  • fed jerome powell
    Diera Powell Wall Street Akan Berharap Banyak Dalam Kemenangan Regulasi Yang Stabil Diera Powell Wall Street Akan Berharap Banyak Dalam Kemenangan Regulasi Yang Stabil

    Diera Powell Wall Street Akan Berharap Banyak Dalam Kemenangan Regulasi Yang Stabil

Diera Powell Wall Street Akan Berharap Banyak Dalam Kemenangan Regulasi Yang Stabil

Di era kepemimpinan yang baru dari ketua Fed Jerome Powell, bank tidak akan mendapatkan ketua Federal Reserve yang sangat ingin merobek peraturan keuangan. Tapi dalam beberapa hal, itu lebih baik bagi Wall Street.

Dengan sebuah resume yang mendalami pengalaman industri dan hubungan jangka panjang dengan para eksekutif keuangan, Powell diharapkan untuk mengambil pendekatan terukur untuk peraturan rollingback yang diadopsi setelah krisis ekonomi 2008. Dia dipandang sebagai pengawas praktis, tidak ideologis, yang akan bisa menyelesaikan banyak hal.

Itu gibes dengan apa bank besar yang sudah lama diharapkan dari Presiden Donald Trump kepresidenan. Mereka menginginkan Fed dan lembaga-lembaga lain untuk memimpin pelonggaran kendala pasca-krisis, terutama karena Kongres yang dikuasai Republikan telah membuat sedikit kemajuan untuk membongkar Undang-Undang Dodd-Frank.

“Bagi Wall Street, Powell adalah pilihan yang tepat,” kata Ian Katz, seorang analis Capital Alpha Partners di Washington. “Dia mendukung deregulasi tapi tidak ekstrem. Dia adalah jumlah yang diketahui dan dia dianggap sebagai pencari konsensus yang bijaksana. Industri keuangan memandangnya sebagai pilihan yang lebih aman daripada seseorang yang ingin meledakkan tempat itu dan memangkas semua peraturan Dodd-Frank. ”

Sementara pandangan Powell mengenai pengawasan bank adalah penting, mereka akan mengambil posisi belakang untuk menjalankan tugasnya mengarahkan ekonomi A.S. Dia kemungkinan akan mendukung gubernur Fed yang bertanggung jawab atas pengawasan bank, Randal Quarles, seorang teman lama dengan pandangan serupa.

Sejak bergabung dengan dewan Fed pada tahun 2012, Powell, 64, telah mendukung sejumlah peraturan baru, walaupun terkadang dia mempertanyakan dampak potensial mereka terhadap pinjaman dan kegiatan bank lainnya. Tema sentral dalam pidatonya adalah bahwa pemerintah harus “melindungi reformasi inti ini,” sambil melakukan penyesuaian daripada perubahan besar. Dia mengulangi pandangan tersebut setelah Trump mencalonkannya pada hari Kamis.

“Sistem keuangan kita tidak diragukan lagi jauh lebih kuat dan lebih tangguh daripada sebelum krisis,” kata Powell dari Gedung Putih Rose […]

By |November 3, 2017 10:32 pm|Bisnis & Ekonomi|0 Comments