Strategydesk – Minyak terpantau stabil hari ini setelah naik kemarin berkat data yang menunjukkan rendahnya kenaikan cadangan AS. Harga juga ditopang oleh optimisme mengenai komitmen produsen besar memangkas produksi.

oilfield-2Fund manager kini memegang minyak jenis Brent untuk berjangka dan opsi dalam jumlah rekor, sama dengan 480 juta barel dan hampir dua kali lipat dua bulan lalu. Fund manager yakin OPEC dan produsen lainnya akan berhasil mengurangi pasokan.

Harga menyentuh level $55 per barel setelah ada laporan yang menunjukkan tingkat kepatuhan tinggi dalam melaksanakan pemangkasan produksi. Data menunjukkan 20 produsen besar, termasuk dari OPEC, menepati janji memangkas produksi secara kolektif sebesar 1,8 juta barel per hari (bph). Harga sempat koreksi akibat aksi jual setelah naik 1,4% selama tiga sesi sebelumnya. Penurunan terjadi karena profit taking yang memanfaatkan kenaikan harga ke level tertinggi dalam sebulan. Harga terus berkonsolidasi di kisaran $53-55 per barel dalam beberapa sesi terakhir.

International Energy Agency (IEA) mengatakan permintaan global rata-rata 97,3 juta barel per hari (bph) selama kuartal keempat 2016, sedang pasokan mencapai 97,9 juta bph. Pada jam 17:30 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Maret diperdagangkan di $54,19 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent diperdagangkan di $56,28 per barel.