Strategydesk – Presiden Trump menyampaikan pidato pertamanya dalam sesi bersama dengan Kongres, di mana ia menyinggung prestasi awal pemerintahannya sembari berjanji segera memberi berbagai proposal pada Kongres.

TrumpIa menggambarkan “pembaruan semangat Amerika” sebagai misinya di saat ia menjabarkan rencana untuk berinvestasi sebesar $1 triliun, mencabut Obamacare dan mereformasi kebijakan imigrasi AS. Ia menggambarkan AS dalam jeratan pemulihan finansial terburuk dalam 65 tahun, dan mengajak para pembuat kebijakan untuk memulai kembali mesin ekonomi Amerika.

Trump juga berikrar untuk merombak kebijakan pajak AS, yang disebutnya sebagai pemotongan pajak historis yang akan menguntungkan perusahaan Amerika. “Saat ini, perusahaan Amerika dibebani pajak yang termasuk paling tinggi di dunia. Tim ekonomiku sedang merancang reformasi pajak historis yang memangkas tingkat pajak untuk perusahaan kita agar mereka bisa bersaing dengan siapa saja dan berjaya di mana saja. Di saat yang sama, kami akan memberikan pemotongan pajak masif untuk kelas menengah,” katanya.

Berupaya meraih bipartisan, Trump mengatakan kepada Demokrat untuk bekerja sama membangun masa depan. Ia mendesak Kongres untuk menyetujui paket hingga $1 triliun untuk memperbaiki infrastruktur AS. Ia berjanji akan membangun infrastruktur seperti jalan, bandara dan jalur rel di seluruh negeri. Ia mengulang janjinya untuk membangun temboj di perbatasan Meksiko. Mengenai imigrasi, ia tetap berencana memperketat pengawasan dan menjerat pendatang ilegal terutama yang mengancam warga dan komunitas AS.

Sebagian besar isu pidato Trump berfokus pada isu domestik. Meski mengumumkan reformasi pajak, dengan memangkas pajak korporat dan penghapusan pajak kelas menengah, ia tidak menyinggung bagaimana cara menutupinya. Soal pajak sendiri, masih belum jelas besarannya dan cara implementasinya.