Sementara Bank Sentral Eropa akan merilis proyeksi ekonomi baru (SEP) pada hari Kamis, yang menurut para analis ruang lingkup bagi ECB dalam putusannya nanti masih sangat terbatas. Data ekonomi telah terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir, melampaui ekspektasi konsensus dengan margin yang terus melebar. Euro-Zone Citi Economic Surprise Index naik menjadi 70,0, dari 55,9 bulan sebelumnya. Di sisi lain, meskipun Jerman dan Euro-Zone CPIS berjalan melalui + 2%, dalam 5 tahun terakhir, 5 tahun ke depan inflasi swap, inflasi bulan lalu di 1,705 % dari 1,774% empat minggu yang lalu.

Untuk mengimbangi optimisme pasar atas data ekonomi jangka pendek dan jangka panjang, dengan kekhawatiran akan politik di Eropa dan inflasi, Presiden ECB Mario Draghi terus berfokus pada target jangka menengah mereka yang menunjukkan tanda-tanda ‘kehidupan’ sudah dekat. Demikian pula, ada kemungkinan bahwa ia akan terus berupaya menahan laju inflasi dengan cara yang tidak ‘menakuti’ pasar dengan isu bahwa ECB akan menarik likuiditas lebih cepat dari yang diharapkan; ECB akan menarik lebih dari setengah triliun utang Eropa yang dibeli sampai akhir tahun ini.

Secara teknikal juga terlihat ‘kehati-hatian pasar dalam menanggapi perkembangan fundamental ekonomi Eropa, yang juga digabungkan dengan perkembangan isu kenaikan suku bunga AS, terlihat dalam beberapa pekan terakhir, 2 pekan lalu range pergerakan tidak jauh antara 1,0495 sampai 1,0640, ini menunjukkan gabungan analisa diatas. Korelasinya, kalau isu kenaikan suku bunga AS yang ditambah dengan “ademnya” pasar karena jelasnya Trump trade”, bisa jadi pelemahan EUR akan berlanjut menuju target area 1,0377.