Strategydesk – Minyak terjungkal hari ini karena laporan yang menunjukkan stok komersial AS bertambah banyak, menegaskan pasokan masih berlimpah meski OPEC sudah berupaya memangkas output.

Oil 3American Petroleum Institute (API) semalam melaporkan cadangan minyak naik 4,5 juta barel minggu lalu menjadi 533,6 juta barel. Pasar kini menunggu data versi Energy Information Administration (EIA), yang diperkirakan juga akan menunjukkan kenaikan. Sejak pertengahan 2016, produksi minyak AS meningkat 8% menjadi 9,1 juta barel per hari (bph), tingkat yang menyamai akhir 2014, ketika harga minyak mulai anjlok.
Bertambahnya produksi di AS dan inventory ini mengganggu upaya OPEC untuk memangkas output dan mengembalikan keseimbangan pasar.

Menurut analis, intervensi OPEC ternyata tidak memberikan dampak signifikan pada pasokan dan pasar mulai kehilangan kesabaran. Tapi, pengurangan bisa terlihat kembali di semester kedua bila OPEC melanjutkan kesepakatannya.

Meski demikian, para analis memperingatkan masalah pasokan tahun depan, terutama bila produsen shale AS semakin menggenjot produksi dan ketika OPEC kembali pada kapasitas penuh. Secara tahunan, produksi minyak As tumbuh 360.000 bph pada 2017 dan 1 juta bph tahun berikutnya.

Pada jam 16:40 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman April turun 53 sen ke $47,58 per barel, dengan sempat menyentuh $47,50 atau terendah sejak Nopember. Penutupan di bawah $47 membuka jalan menuju $46,80.

By |2018-07-21T22:02:55+00:00March 22nd, 2017|Laporan Pasar|0 Comments

Leave A Comment