Federal Reserve akan melepas obligasi bank sentralsenilai $ 4,5 triliun yang nantinya menurut mereka dapat menyeimbangkan  neraca dan akan dimulai tahun ini. Unwinding the balance sheet signifikan akan dilakukan selain ukuran jumlahnya yang menakjubkan juga dampaknya bisa berpengaruh ke pasar, dengan alasan tersebut maka Fed memutuskan langkah untuk menaikkan suku bunga.

Sinyal itu datang dari ringkasan hasil pertemuan FOMC pada bulan Maret, di mana The Fed menyetujui kenaikan seperempat poin suku bunga acuan, pasar juga mencatat bahwa Fed mungkin akan menaikkan suku bunganya lebih cepat dari jadwal semula. Itupun memiliki syarat; apabila perkembangan dan pertumbuhan ekonomi sesuai dengan apa yang diharapkan, maka perubahan kebijakan reinvestasi The Fed kemungkinan akan disesuaikan akhir tahun ini. Sayangnya pada FOMC tersebut tidak dinyatakan jadwalnya.

Menurut pemerintahan Trump  Jerman adalah salah satu manipulator mata uang terbesar di dunia, meski Jerman secara agresif membantah kritik tersebut tidak seperti Cina, dan  tim ekonomi Trump menuduh Jerman menggunakan “grossly undervalued” euro untuk mendapatkan keuntungan perdagangan, yang menurut AS serta mitra dagangnya  tidak adil. Bila Jerman mengubah kebijakannya itu akan memiliki dampak  implikasi besar bagi pasar keuangan, tapi tidak ditanggapi, yang sepertinya the Trump administration akan mengambil tindakan tegas.

Dampak dari kedua kejadian tersebut menjadi bukti “war currency” memang sedang terjadi, dan apapun data yang keluar baik itu ekonomi ataupun politik akan menjadi “drive” pendorong pergerakan mata uang.