Strategydesk – Euro terkoreksi hari ini, rehat setelah reli kemarin yang dipicu oleh hasil pemilu presiden Perancis di mana kandidat favorit berhasil meraih suara terbesar.
Hasil pemilu yang digelar Minggu menunjukkan kandidat favorit Emmanuel Macron unggul dengan perolehan 24% suara, diikuti oleh Marine Le Pen. Keduanya berhak melangkah ke putara kedua yang akan digelar pada 7 Mei nanti. Macron menjadi favorit pasar karena pandangan yang pragmatis dan dianggap mampu menjaga stabilitas. Polling terbaru masih menunjukkan Macron unggul dari Le Pen.
Sedangkan lawannya, Le Pen, merupakan kandidat kubu populis yang berjanji akan keluar dari zona euro bila menang. Ia juga berikrar menggelar referendum seperti Inggris. Le Pen mengangap euro tidak bermanfaat untuk Perancis. Kemenangan Le Pen bisa menyebabkan instabilitas dan berdampak buruk untuk euro karena dapat memberi efek bola salju.
Euro menunjukkan kekuatan di tengah rendahnya kans Le Pen memenangkan putaran kedua. Namun banyak kalangan yang mewaspadai kejutan. Hal itu, ditambah dengan kenaikan yang tajam sebelumnya, membuat euro agak tertahan. Euro diperdagangkan di $1,0858 setelah naik sampai $1,0921 kemarin, tertinggi dalam sebulan. Adanya gap antara $1,07 dan $1,08 membuat euro rentan koreksi lanjutan.
Sementara itu, dollar masih terjebak dekat level terendah dalam sebulan di saat investor masih menunggu arah kebijakan fiskal pemerintahan Trump. Pasar juga masih mewaspadai perkembangan isu Korea Utara, yang berpotensi mengangkat yen. Indeks dollar menguat 0,1% ke 99,16.

EURUSD

EURUSD 25 Apr

USDJPY

USDJPY 25 Apr

GBPUSD

GBPUSD 25 Apr

USDCHF

USDCHF 25 Apr

AUDUSD

AUDUSD 25 Apr

 

By |2018-07-21T22:02:51+00:00April 25th, 2017|Analisa|0 Comments

Leave A Comment