Rally EUR/USD sejak pemilu Perancis akan terus dipacu sampai pada pertemuan Bank Sentral Eropa minggu ini, ECB semakin optimis dalam penilaian ekonominya, “Data terakhir yang masuk telah mengubah keseimbangan risiko untuk pertumbuhan menuju ‘wilayah netral’ dalam pandangan saya,” anggota Governing Council member Benoit Coeure mengatakan pada sebuah acara di Brussels pada 31 Maret lalu. “Tetapi pada saat yang sama, inflasi di wilayah euro tetap terjaga, meski sangat bergantung pada alur kebijakan kami”.

Ekonomi zona euro menunjukkan pertumbuhan yang kuat, menurut sebuah survei yang menunjukkan bahwa aktivitas bisnis meningkat pada tingkat tercepat selama enam tahun terakhir. The IHS Markit’s Flash Composite Purchasing Managers’ Index, yang dipandang sebagai panduan pertumbuhan ekonomi menunjukkan angka yang naik ke 56,7 dari 56,4 bulan Maret, tertinggi sejak April 2011. Dimana angka di atas 50 mengindikasikan pertumbuhan.

Sementara pada pertemuan minggu ini mungkin akan terlihat sedikit perubahan dalam “nada” arah kebijakan, sebagian besar ekonom mengharapkan ECB tetap pada putusan untuk menghentikan program kebijakan moneter, setidaknya sampai pertemuan bulan Juni nanti ketika proyeksi baru akan dipresentasikan.

“Dengan data ekonomi yang terus menguat di kawasan euro, kami percaya bahwa semakin banyak gubernur akan segera sampai pada pandangan keseimbangan risiko secara luas yang berimbang, kemungkinan mengarah pada perubahan dalam komunikasi pada pertemuan bulan Juni ketika Eurosystem staff forecasts baru dipresentasikan , “Tulis Anatoli Annenkov, pengamat ECB di Societe Generale Group, dalam sebuah catatan. “Untuk saat ini, bagaimanapun, ketidakpastian politik cenderung mendominasi pergerakan pasar.”

Fokusnya adalah Prancis. “Meskipun kami masih mengharapkan ECB untuk memberikan tanda-tanda yang kuat pada pertemuan bulan Juni atau Juli, tampaknya sangat tidak mungkin ECB ingin mengarahkan ekspektasi pasar di sela waktu putaran pertama dan kedua pemilihan presiden Prancis,” Carsten Brzeski , Kepala ekonom Jerman dan Austria di ING Diba, mengatakan dalam sebuah catatan.