Strategydesk – Minyak flat hari ini karena di mana efek data cadangan AS tertutup oleh laporan yang menunjukkan penurunan tingkat kepatuhan melaksanakan pemangkasan output dalam OPEC.

oilfield-2American Petroleum Institute (API) semalam melaporkan stok minyak AS turun 4,2 juta barel minggu lalu menjadi 528,3 juta barel. Kini pasar menunggu data cadangan versi Energy Information Administration (EIA), lembaga di bawah naungan Departemen Energi AS. Menurut konsensus, cadangan diperkirakan turun 3 juta barel.

Produksi dari OPEC turun untuk empat bulan berturut-turut pada April, menurut hasil survey Reuters karena Arab Saudi tetap menjaga tingkat produksi di bawah target. Tapi tambahan produksi dari Angola dan Uni Emirat Arab membuat tingkat kepatuhan pemangkasan ouput turun menjadi 90% pada April dari 92% di Maret.

Di sisi lain, data dari Thomson Reuters Eikon menunjukkan pengiriman minyak lewat kapal di seluruh dunia mencapai 45 juta barel per hari. Hal ini mengindikasikan permintaan masih tinggi, terutama di Asia.

Pada jam 17:00 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman Juni stabil di $48,13 per barel. Harag sempat jatuh sampai $47,49 kemarin, terendah dalam sebulan. Bila jatuh ke bawah $47,50-47,30, harga terancam menuju $47,00-46,80. Peluang rebound terbuka bila harag mampu ditutup di atas $49,30-49,50.