Bursa saham di Jepang Nikkei 225 hari ini kembali hampir menyentuh level 20,000 dalam perdagangannya hari ini yang terbantu oleh pelemahan mata uang yen. Produsen elektronik dan produsen mobil memimpin ekuitas Jepang menguat setelah yen turun terhadap dolar dan karena investor tetap positif terhadap prospek pendapatan perusahaan.

Nikkei 225 Stock Average naik setinggi 19,998.49, level tertinggi sejak Desember 2015. Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. dan Nippon Telegraph & Telephone Corp. menguat setelah mengumumkan hasil pada hari Senin. MUFG, pemberi pinjaman terbesar Jepang, memperkirakan kenaikan laba sebesar 2,5 persen untuk tahun yang berakhir pada bulan Maret 2018 dan mengumumkan pembelian kembali saham. NTT berencana menaikkan dividen sebesar 30 yen per saham pada tahun fiskal ini.

“Dengan kenaikan yen yang berhenti dan prospek pendapatan perusahaan cerah, saham akan mendapat kenaikan,” ujar Shunichi Otsuka, general manager riset dan strategi di Ichiyoshi Securities Co di Tokyo, sebelum pasar dibuka. “Laba usaha untuk perusahaan Topix cenderung meningkat 4 persen, dan laba bersih 9 persen, tahun fiskal ini, dan dengan perdagangan saham di 15 kali perkiraan pendapatan mereka masih terlihat murah.”

Jefferies Inc. mempertahankan pendapat bullish mengenai saham Jepang, berdasarkan pertumbuhan kredit yang lebih baik, tuntutan upah yang lebih tinggi dan peningkatan perdagangan global.

By |2017-05-16T10:37:05+00:00May 16th, 2017|Laporan Pasar|0 Comments

Leave A Comment