Dollar jatuh ke level terendah dalam dua bulan terakhir karena munculnya isu rudal Korea Utara yang menekan sentimen pasar. Di saat yang sama, pasar masih mempertanyakan arah mengenai arah kebijakan fiskal dan moneter AS.

Diplomat Jepang kemarin memperingatkan bahwa sinyal radio yang terdeteksi dari Korea Utara mengindikasikan Pyongyang akan melakukan tes rudal balistik lagi dalam waktu dekat. Menurut Pejabat tersebut, yang dikutip oleh kantor berita Kyodo, peluncuran itu kemungkinan akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Rencana peluncuran rudal balistik itu diyakini sebagai bagian dr latihan militer musim dingin Korut.

Isu geopolitik selalu memicu risk aversion, yaitu peralihan dana dari aset berisiko ke safe haven. Yen dan emas masih menjadi safe haven, terangkat ketika muncul ketegangan geopolitik. Yen juga diuntungkan oleh sinyal tentatif bahwa BOJ bisa memperketat kebijakan tahun depan. Namun masih ada pejabat yang ingin stimulus berjalan untuk waktu yang lama, mencerminkan Dalam interal BOJ masih ada perdebatan soal waktu exit strategy,

Kejatuhan dollar juga terjadi karena pasar mempertanyakan arah kebijakan fiskal dan moneter the Fed. Fokus kini tertuju ke rencana pertemuan Presiden Trump dengan Senat Republik untuk membahas reformasi pajak. Keduanya akan berdiskusi bagaimana meloloskan RUU pajak. Masih belum jelas apakah Republik mendapat suara cukup untuk meloloskannya, tapi beberapa anggota optimis rancangan segera rampung.

Pasar juga akan menyimak kesaksaian calon ketua the Fed Jerome Powell di hadapan Kongres. Pasar menunggu konfirmasi penunjukkan Powell sebagai pengganti Janet Yellen Februari nanti, sembari berharap adanya petunjuk mengenai arah kebijakan. Sejauh ini, Powell hanya mengatakan proses normalisasi kebijakan terus berjalan. Dua pejabat the Fed berpidato malam nanti, yaitu William Dudley dan Patrick Harker.

Indeks dollar stabil di 92,82 setelah sempat ke low di 92,41, terendah sejak September. Bila indeks berhasil menetap di atas 93,00-93,10, ada potensi untuk bergerak kembali menuju 93,40-93,50. Terhadap yen, dollar menguat 0,1% ke 111,20 setelah melemah 0,4% kemarin dengan sempat jatuh ke 110,82 atau terendah sejak 15 September.

EURUSD

USDJPY

GBPUSD

USDCHF

AUDUSD

By |2018-07-21T22:02:43+00:00November 28th, 2017|Analisa|0 Comments

Leave A Comment