Dolar bergerak melemah di sesi Asia pada Kamis pagi meskipun data PDB yang bullish sehingga membuat yen anti-risiko didorong lebih tinggi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik. Jepang adalah negara kreditor bersih, yen dianggap sebagai mata uang “safe-haven” di saat ketidakpastian terjadi.

Indeks dolar AS yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama terakhir berada di 89,66 pukul 10.00 WIB, turun 0,11%, menguji level 90 dan pulih dari level terendah satu bulan di 88,59 pada hari Selasa.

PDB Amerika Serikat tumbuh pada tingkat tahunan 2,9% di kuartal keempat, mengalahkan perkiraan 2,5%.

Langkah diplomatik Korea Utara menjadi fokus minggu ini. Presiden AS Donald Trump mentwit bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menantikan untuk bertemu dengannya. Pertemuan antara AS – Korea akan diadakan pada bulan Mei.

Pasangan USD/JPY jatuh 0,21% ke 106,62. Pasangan ini diperdagangkan di atas level 106 pertama kalinya minggu ini setelah mencapai terendah baru di 104,60 pada hari Selasa.

Media Jepang melaporkan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berusaha melakukan pembicaraan dengan Jepang dan pertemuan mungkin diadakan setelah pertemuan puncak dengan AS.

Investor juga menunggu data inti inflasi Tokyo dan data produksi industri Februari pada hari Jumat.

Di Tiongkok, People’s Bank of China (PBOC) menetapkan tingkat kurs tengah yuan terhadap dolar di 6,3046 dibandingkan dengan 6,2785 hari sebelumnya. Pasangan USD/CNY kehilangan 0,06% menjadi 6,2941.

China menegaskan bahwa Kim mengunjungi China dan bertemu dengan presiden Xi Jinping pada hari Rabu. Kim mengatakan ia bersedia menyerahkan senjata nuklir.

Di tempat lain, pasangan AUD/USD diperdagangkan pada 0,7657, turun 0,07%. Pada Kamis pagi, pasangan ini jatuh ke 0,7645 di sesi Asia – level terendah 18 Desember. Reserve Bank of Australia akan mengumumkan keputusan suku bunga pekan depan, tetapi bank sentral tersebut mengisyaratkan sebelumnya tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga. Analis memperkirakan suku bunga tetap di 1,50%.

By |2018-03-29T14:43:18+00:00March 29th, 2018|Bisnis & Ekonomi|0 Comments

Leave A Comment