StrategyDesk (Kamis, 5 April 2018)
Defisit perdagangan Amerika alami kenaikan sebesar 1,6 persen dan semakin mendekati level tertingginya dalam 10 tahun terakhir. Kondisi tersebut akan menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Donald Trump yang saat ini sedang berusaha keras untuk menurunkan defisit perdagangan Amerika.

Defisit perdagangan Amerika alami kenaikan dari $56,7 milliar menjadi $57,6 milliar untuk periode Februari. Data tersebut dilaporkan oleh Departemen Perdagangan Amerika pada hari Kamis ini. Sebelumnya berdasarkan hasil pooling, diperkirakan defisit perdagangan akan tunjukkan nilai sebesar $57,4 milliar.

Defisit perdagangan kali ini merupakan yang tertinggi sejak Oktober 2008. Dimana hanya berjarak kurang dari setahun yang lalu saat Trump pertama kali menduduki kursi Presiden, jumlah defisit tunjukkan angka 24 persen atau $45,9 milliar.

Berdasarkan data tersebut, terlihat bahwa baik import maupun eksport tunjukkan kenaikan mencapai rekor tertingginya.

Jumlah import alami kenaikan sebesar 1,7 persen menjadi $262 milliar dengan kenaikan jumlah eksport tertinggi pada minyak mentah dan produk obat-obatan farmasi.

Nilai import petroleum sentuh level tertingginya dalam tiga tahun terakhir walaupun jumlah barrell yang diimport alami penurunan mencapai level terendahnya dalam tiga tahun. Kondisi tersebut merefleksikan terjadinya peningkatan biaya pembelian minyak.

Terjadinya peningkatan import disebabkan karena ekonomi Amerika sebenarnya alami penguatan, sehingga daya beli masyarakat alami kenaikan dan akibat kenaikan daya beli masyarakat alami kenaikan, maka kebutuhan raw material juga ikut alami kenaikan. Terjadinya pelemahan nilai tukar dollar juga ikut mendongkrak kenaikan nilai import.

Disisi lain, eksport juga alami kenaikan, dengan kenaikan sebesar 1,7 persen. Dalam sebulan terakhir jumlah pesawat dan produk otomotif yang di ekport Amerika alami kenaikan.

Berdasarkan data, defisit perdagangan dengan China mencapai $34,7 milliar, Meksiko $12,2 milliar dan Jerman $12,9 milliar. Sedangkan defisit dengan Canada dan Korea tidak signifikan.