StrategyDesk (Kamis, 5 April 2018)
Bursa saham saat ini terlihat mulai alami ketenagan, tetapi dengan kondisi yang ada saat ini, maka ketenagan tersebut seharusnya tidak akan berlangsung lama.

Indek acuan saham berjangka Amerika pada sore hari Kamis (4//5/2018) ini tunjukkan pergerakan naik, dan sebagian besar bursa saham dunia juga alami kenaikan pada hari in.

Pergerakan cenderung positip bursa saham global tersebut terjadi setelah sehari sebelumnya alami volatilitas yang cukup tinggi akibat semakin memanasnya perang kebijakan perdagangan antara Amerika dan China.

Pergerakan positip bursa saham pada hari ini, dimotori oleh pemikiran baru para pelaku pasar yang menilai kebijakan tarif di China yang merupakan balasan dari kebijakan serupa yang diterapkan oleh Amerika akan berujung pada negosiasi antara kedua negara terhadap kebijakan tarif impor mereka.

Dow Jones industrial average sebelumnya pada hari Rabu kemarin ditutup dengan alami kenaikan kurang lebih sebesar 1 persen, setelah pada awal pembukaan sempat alami penurunan. S&P 500 alami kenaikan sebesar 1,2 persen dan Nasdaq alami kenaikan sebesar 1,5 persen.

Disisi lain skandal yang terjadi pada Facebook masih menjadi sorotan para pelaku pasar. Facebook diketahui “membocorkan” data penggunanya sebanyak kurang lebih 87 juta pengguna kepada Cambridge Analytica yang merupakan perusahaan anlisa yang membantu dalam pemenangan kampanye Donald Trump dalam pemilihan Presiden Amerika. Jumlah kebocoran data tersebut lebih tinggi dari pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan adanya data sebanyak 50 juta pengguna.

Terkait skandal tersebut, berita terbaru menyebutkan Australia meluncurkan investigasi formal terhadap Facebook pada hari Kamis ini setelah Facebook menyatakan bahwa ada sebanyak ratusan informasi pengguna dari ribuan pengguna Facebook di Australia yang berpotensi bocor.

Akibat berita-berita skandal Facebook tersebut muncul pertanyaan terhadap model bisnis Facebook dan kepemimpinan CEO Mark Zuckerberg.

Bursa saham di Eropa pada sore hari ini terlihat alami kenaikan. Indek acuan saham di London, Paris, dan Frankfurt seluruhnya alami kenaikan, dengan besar kenaikan lebih dari 1,5 persen.

Hari ini, Nikkei Jepang alami kenaikan sebesar 1,5 persen dan Kospi Korea alami kenaikan 1,2 persen. Bursa saham China untuk minggu ini ditutup libur hari Kamis dan Jum’at.

Minyak mentah sampai dengan sore hari ini alami kenaikan sebesar 0,3 persen dan diperdagangkan pada harga $63,50 per barrel setelah pada hari sebelumnya dirilis laporan penurunan inventori minyak mentah Amerika.

Monsanto (MON) pada hari ini dijadwalkan akan merilis laporan keuangannya sebelum bursa saham dibuka, sedangkan WD-40 (WDFC) dijadwalkan akan merilis laporan keuangannya setelah bursa saham ditutup pada esok pagi.

Departemen statistik Amerika pada malam hari ini dijadwalkan akan merilis data “trade balance” untuk periode Februari yang rilis pada pukul 8:30 a.m ET.

Departemen tenaga kerja Amerika pada malam hari ini dijadwalkan akan merilis data mingguan tenaga kerja “Jobless Claims”. Data final periode bulanan tenaga kerja Amerika akan rilis pada hari Jum’at besok.
Data terbaru penjualan mobil di Inggris tunjukkan terjadinya penurunan sebesar 16 persen untuk periode Maret dibandingkan tahun lalu. Dan penjualan mobil Diesel alami penurunan hingga 37 persen.

By |2018-04-05T18:18:00+00:00April 5th, 2018|Bisnis & Ekonomi|0 Comments

Leave A Comment