Dolar secara bertahap meningkat di sesi Asia pada Selasa pagi setelah terjun semalam di tengah laporan bahwa FBI menggerebek kantor pengacara Presiden AS Trump.

Investor juga menunggu pidato Presiden Cina Xi Jinping di Boao Forum pada pagi hari untuk melihat bagaimana komentarnya tentang perselisihan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia ini akan berkembang. Xi berjanji untuk meringankan batasan investasi di negara Cina lebih jauh. Hal ini menunjukkan tanda-tanda berkurangnya ketegangan perdagangan Cina – AS.

Indeks dolar AS yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama terakhir berada di 89,59 pada pukul 09.49 WIB, naik 0,06%. Dolar jatuh dari 89,95 semalam ke level terendah pagi hari Selasa di 89,49, tetapi secara bertahap pulih pada pagi hari ini.

Laporan bahwa agen federal menggerebek kantor dan rumah pengacara pribadi Trump Michael Cohen berada dalam fokus semalam di sesi Asia, mendorong investor untuk beralih ke safe haven yen.

Lebih banyak penggerak tren bagi greenback termasuk indeks harga produsen bulan Maret yang akan dirilis hari ini. Pertumbuhan inflasi pada tingkat grosir yang diukur dengan indeks harga produsen diperkirakan telah menyusut menjadi 0,1% pada bulan Maret dari 0,2% pada bulan sebelumnya.

Di Cina, The People`s Bank of China menetapkan tingkat paritas yuan terhadap dolar di 6,3071 dibandingkan dengan 6,3114 hari sebelumnya. Pasangan USD/CNYberkurang 0,23% hingga diperdagangkan di 6.2902.

Bergantung pada ekonomi yang digerakkan oleh ekspor, Cina dilaporkan mempertimbangkan secara bertahap depresiasi yuan dalam menghadapi tarif yang luas oleh AS dan sedang mempelajari dampak dari memanfaatkan mata uang sebagai alat untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat serta hasil devaluasi yuan untuk mengimbangi kerugian dari transaksi perdagangan. Namun para analis mengatakan depresiasi yuan akan mengekspos Cina ke risiko volatilitas pasar keuangan.

Yuan telah menguat sekitar 9% terhadap dolar sejak awal 2017 dan telah stabil dalam beberapa pekan terakhir meskipun ketegangan perdagangan yang meningkat dengan AS. Yuan menyentuh level terkuat sejak Agustus 2015 bulan lalu.

Pasangan USD/JPY naik 0,37% menjadi 107,18. Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan bahwa BoJ akan mempertimbangkan bagaimana menormalkan kebijakan moneter di tengah tugas-tugas lain selama lima tahun ke depan.

“Kami akan melakukan upaya terbaik untuk memenuhi target stabilitas harga, dan akhirnya kami juga harus mempertimbangkan proses normalisasi kebijakan,” komentar Kuroda.

Di tempat lain, pasangan AUD/USD bertambah 0,51% hingga diperdagangkan pada 0,7737. Aussie masih bertahan naik meskipun indeks indeks kepercayaan dari National Australia Bank merosot ke 7, meleset dari perkiraan 12.

By |2018-07-21T22:02:39+00:00April 10th, 2018|Bisnis & Ekonomi|0 Comments

Leave A Comment