StarategyDesk (Kamis, 24 Mei 2018)
Presiden Amerika Donald Trump saat ini bersama tim kerjanya sedang persiapkan strategi baru guna meningkatkan daya sayang industri otomotif Amerika dengan industri global.

Menteri perdagangan Wilbur Ross menyatakan mengenai persiapan strategi perdagangan otomomotif Amerika tersebut pada hari Rabu kemarin, setelah selesai lakukan rapat dengan tim kerja Trump. Saat ini kementerian perdagangan telah meluncurkan kegiatan investigasi yang bertemakan import otomotif dapat melemahkan keamanan nasional Amerika.

Investigasi yang dilakukan tersebut, dikenal juga dengan istilah Section 232, dengan pendekatan analisa yang digunakan serupa saat kabinet kerja Trump lakukan investigasi yang menghasilkan kebijakan kenaikan tarif import Baja dan Almunium.

Hasil investigasi tersebut nantinya akan menjadi penentu bagi kenaikan tarif import kendaraan, yang mana memiliki kemungkinan yang cukup besar akan berikan pukulan bagi industri otomotif luar negeri dan juga konsumen di Amerika.

Saat ini berdasarkan data yang dimiliki oleh pemerintah Amerika importir terbesar kendaraan penumpang dan Truck ringan ke Amerika untuk tahun lalu adalah Mexico, Canada, Jepang, Jerman, dan Korea Selatan.

Dengan dirilisnya berita tersebut, saham-saham perusahaan produsen otomotif seperti Volkswagen, dan Nissan alami penurunan harga saham sebesar 1 persen atau lebih. Saham Toyota terlihat alami penurunan sebesar 3 persen di bursa saham Jepang pada hari ini.

Berita lainnya selain persiapan investigasi kabinet kerja Trump datang dari sektor perbankan. Deutsche Bank, perbankan terbesar Jerman diberitakan lakukan pengurangan karyawan sebanyak 7000 orang. Terkait kebijakan pengurangan karyawan tersebut, Deutsche Bank menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan ujung dari usaha perusahaan untuk merombak divisi bisnis perbankan investasi perusahaan dan lakukan pengurangan biaya.

Pemicu awal dari diambilnya keputusan restrukturisasi Deutsche Bank di awalai oleh adanya kerugian bisnis perusahaan yang cukup besar pada tahun lalu. Pada bulan lalu, perusahaan juga diberitakan lakukan pengantian CEO dari John Cryan digantikan Christian Sewing yang dinilai memiliki banyak pengalaman pada industri perbankan.

Untuk hari Kamis ini, terlihat adanya tindakan “wait and see” para pelaku pasar. Indek acuan saham berjangka Amerika hari ini terlihat cenderung bergerak datar. Bursa saham Eropa terlihat alami kenaikan pada awal pembukaan pasar hari ini. Sedangkan bursa saham Asia ditutup dengan kecenderungan bergerak mix.

Perkembangan terbaru terkait Turki yang alami penurunan mata uang besar-besaran pada hari Selasa kemarin, hari ini terlihat alami kenaikan harga saham yang ditunjukkan oleh kenaikan indek bursa saham mereka sebesar 1,5 persen. Kenaikan tersebut terjadi setelah Bank Sentral negara tersebut ambil kebijakan moneter dengan menaikkan tingkat suku bunga acuannya pada Rabu kemarin guna menahan penurunan mata uang mereka. Lira terlihat alami kenaikan setelah bank sentral menaikkan tingkat suku bunga acuannya, tetapi kemudian kembali alami penurunan dan diperdagangkan mendekati rekor harga terendahnya terhadap dollar Amerika.

Bursa saham Amerika pada Rabu kemarin alami sedikit kenaikan, Dow Jones industrial average alami kenaikan 0,2 persen, sedangkan S&P 500 alami kenaikan sebesar 0,3 persen dan Nasdaq alami kenaikan sebesar 0,6 persen.
Untuk laporan earning, Best Buy (BBY) dan Hormel Foods (HRL) dijadwalkan akan sampaikan laporan keuangannya sebelum bursa saham dibuka malam hari ini. Sedangkan Gap (GPS) dijadwalkan akan sampaikan laporan keuangannya setelah bursa saham ditutup pada esok pagi.