Soegee Futures — Apple akan luncurkan pendanaan guna pengembangan energi ramah lingkungan senilai $300 juta di China. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Apple dalam laporan resmi perusahaan pada Jum’at minggu lalu. Dalam menjalankan program tersebut, Apple disebutkan akan bekerjasama dengan sejumlah suplier. Target dari program tersebut adalah untuk menyediakan kebutuhan listrik bagi 1 juta rumah di China.

Sejauh ini, pemerintah China telah menjadikan pengurangan polusi sebagai kunci prioritas utama. Dengan menjadikan pengurangan polusi sebagai prioritas utama, maka pemerintah China sedikit banyak berikan tekanan bagi perusahaan-perusahaan baik perusahaan lokal maupun perusahaan Asing untuk ikut serta membantu mereka menjalankan tujuan tersebut. Polusi yang dimaksud oleh pemerintah China tersebut termasuk dinataranya adalah kabut asap pada sejumlah kota-kota besar dan membersihkan sungai-sungai dan limbah.

Investasi yang dilakukan oleh perusahaan produsen iPhone tersebut nantinya akan dialokasikan kepada 10 perusahaan suplier, termasuk diantaranya adalah Pegatron Corp dan Wistron Corp yang akan berlangsung untuk empat tahun kedepan. Ide dari tekanan yang diberikan oleh pemerintah China tersebut kemungkinan besar juga merupakan bagian dari balasan China terhadap negoisasi yang tidak kunjung menemukan kata sepakat terkait perdagangan antara China dan Amerika.

Sebelumnya pada awal tahun ini, CEO Apple Tim Cook telah meminta kepada Washington dan Beijing untuk berdamai terkait perang perdagangan yang mereka lakukan.

Sejauh ini perusahaan-perusahaan Amerika banyak memproduksi produk mereka di China, yang kemudian di pasarkan keseluruh dunia, termasuk juga Amerika. China juga merupakan pasar bagi produk-produk Apple walaupun belakangan perusahaan tersebut peroleh saingan bisnis yang cukup kuat dari perusahaan lokal.

By |2018-07-16T16:30:29+00:00July 16th, 2018|Laporan Pasar|0 Comments

Leave A Comment