Soegee Futures — European Union dan Jepang telah lakukan penandatanganan kesepakatan perjanjian perdagangan pada Selasa kemarin. Dimana dengan penandatanganan tersebut maka hampir seluruh biaya perdagangan antara kedua kubu dihilangkan.

Kebijakan kerjasama tersebut jika di telusuri merupakan rekasi dunia terhadap sepak terjang Presiden Donald Trump. Semenjak menduduki kursi sebagai orang nomor satu Amerika secara berkesinambungan Trump berikan pukulan bagi iklim perdagangan internasioanl melalui sejumlah kebijakan kenaikan tarif yang dilakukannya terhadap rekan-rekan perdagangan Amerika. Kebijakan Trump tersebut paling tidak berimbas kepada lebih dari 600 juta penduduk dunia.

Walaupun hasil dari kesepakatan tersebut belum dapat segera dijalankan karena menunggu keputusan legislatif. Tetapi dengan adanya kesepakatan tersebut, maka Jepang akan dapat membeli produk-produk konsumsi impor dari Eropa seperti anggur, daging babi, tas, dan produk farmasi dengan harga yang rendah. Begitu juga dengan EU, mereka akan dapat membeli produk-produk impor dari Jepang seperti onderdil mesin, teh, dan ikan dengan harga yang lebih rendah.

Kesepakatan tersebut menghapuskan 99 persen tarif eksport Jepang ke Eropa, dan menghapuskan 94 persen tarif eksport Eropa ke Jepang yang mana kedepannya juga akan alami penurunan tarif hingga 99 persen. Adanya perbedaan tersebut karena adanya produk-peroduk seperti beras di Jepang yang masih alami perlindungan politik dari import.

EU menyatakan perdagangan bebas antara kedua pihak tersebut akan meningkatkan ekport Eropa pada produk Kimia, pakaian, kosmetik, dan bir ke Jepang. Sedangkan Jepang akan peroleh harga yang lebih murah untuk produk keju seperti parmesan, gouda, dan cheddar termasuk juga coklat dan biskuit.

Perjanjian tersebut akan berikan pengaruh yang sangat baik bagi Jepang, khususnya dalam menghadapi masalah penurunan populasi penduduk yang menyebabkan belanja masyarakat alami penurunan, yang mana kondisi tersebut memaksa Jepang untuk menggantung ekport sebagai komponen pertumbuhan ekonomi mereka.

By |2018-07-18T17:18:39+00:00July 18th, 2018|Bisnis & Ekonomi|0 Comments

Leave A Comment