USD/JPY tampaknya akan mencoba area 115,10 (50% retracement),  karena the Federal Open Market Committee (FOMC) diperkirakan akan menaikkan kembali suku bunga sebesar 25bp pada hari Rabu, dan perkembangan yang baru keluar dari bank sentral mungkin dapat meningkatkan sentimen bullish untuk greenback yaitu; Ketua The Fed Janet Yellen akan menerapkan lebih tinggi lag  ‘borrowing-costs‘ selama beberapa bulan mendatang.

Ditambah dengan Bank of Japan (BoJ) kemungkinan akan mempertahankan nada dovish pada keputusan suku bunga 16 Maret dan berharap dapat mempertahankan program QQE nya dan terus berjuang untuk mencapai target 2% inflasi; pelaku pasar mungkin menunjukkan reaksi terbatas pada putusan BoJ hari ini dikarenakan program Kuantitatif/Kualitatif Easing (QQE) dengan Yield-Curve Control nya, tapi Gubernur Haruhiko Kuroda sedang dibawah tekanan untuk meningkatkan langkah-langkah nonstandar dan berjanji untuk menjaga yield 10-tahun mendekati nol.

prospek yang lebih luas untuk USD/JPY, masih tetap konstruktif karena gagal untuk break di bawah tumpang tindihnya Fibonacci di sekitar area 111,30 (50% retracement) sampai 111,60 (38,2% retracement), sedangkan Relative Strength Index (RSI) mempertahankan formasi bullish yang dibawa sejak tahun lalu, apabila ada penutupan daily diatas 115,10 (50% retracement), maka target selanjutnya ke area 117.00 (38,2% retracement) ke (ekspansi 78,6%) 116,10 diikuti oleh 117,00 (23,6% retracement).