Bursa di Asia dibuka dengan pembukaan yang berbeda-beda, setelah bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih rendah setelah merespon penundaan voting perawatan kesehatan di AS semalam.

Bursa Jepang Nikkei 225 lalu ditutup pada 19,085.31, atas Chicago berjangka dilevel 19.000 dan Osaka berjangka di 18.920.

Bursa Australia ASX 200 diperdagangkan naik 0,34 persen pada awal perdagangan, didukung oleh sub-indeks perawatan kesehatan yang naik 1,15 persen. Sebuah pemogokan di tambang tembaga Escondida BHP Billiton di Chili, tambang tembaga terbesar di dunia, diperkirakan akan berakhir setelah pekerja memutuskan untuk memohon suatu ketentuan hukum yang  jarang digunakan untuk memungkinkan mereka untuk memperpanjang kontrak lama mereka.

Saham AS jatuh pada hari Kamis karena Presiden AS Donald Trump gagal menutup kesepakatan dengan anggota parlemen Republik tentang cara membongkar Obamacare dan pemungutan suara DPR ditunda.

Dow Jones Industrial Average turun 0,02 persen saat ditutup pada 20,656.58, S & P 500 tergelincir 0,11 persen menjadi berakhir pada 2,345.96 dan indeks komposit Nasdaq turun 0,07 persen menjadi ditutup pada 5,817.69.

Ini seharusnya menjadi kemenangan legislatif pertama Trump, dan dipandang sebagai proxy untuk kekuatan mandatnya. Voting DPR AS pada perawatan kesehatan mungkin juga mengatur kembali roll-out dari rencana lain Trump, seperti pengurangan besar pajak.

“Pasar akan tetap tertahan hari ini karena para pedagang menunggu hasil Kongres AS untuk menyelesaikan kebuntuan pada revisi undang-undang Obamacare,” kata Ric Spooner, kepala analis pasar di CMC Markets, dalam sebuah catatan Jumat.

Even lain yang dinilai berpotensi menjadi Risiko adalah pertemuan hari Minggu antara lima Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara-negara non-OPEC yang akan meninjau di mana produsen akan bersikap atas penyesuaian dengan kesepakatan pemangkasan dienam bulan kedepan.

Harga minyak terus anjlok pada hari Kamis, di tengah kekhawatiran lanjutan tentang bahwa pemotongan pasokan yang dipimpin OPEC tidak cukup untuk mengimbangi stok AS yang terus meningkat.

Patokan harga minyak mentah global Brent turun 8 sen menjadi $ 50,56 per barel dan minyak mentah AS turun 34 sen untuk harga penutupan dilevel $ 47,70.

Indeks dolar diperdagangkan dilevel 99,76 terhadap sekeranjang mata uang dunia lainnya pada pukul 07:05 waktu HK / SIN, turun dari tingkat atas 100 yang terlihat diawal pekan ini. Pasangan dolar / yen diperdagangkan lebih tinggi selama perdagangan Asia dilevel 111,22, setelah jatuh sebanyak 110,64 semalam.