Bursa Asia diperdagangkan mixed pada hari Selasa pagi, mengambil isyarat dari Wall Street yang  juga diperdagangkan mixed semalam.

Bursa di Australia ASX 200 tergelincir 0,13 persen, terseret oleh penurunan sektor keuangan sub-indeks, yang turun 0,37 persen.

Perusahaan Perencanaan dan konstruksi Downer EDI berencana untuk meluncurkan penawaran pengambilalihan perusahaan katering dan kebersihan Spotless Group Aussie sebesar $ 1.27 miliar ($ 981 juta)  pada tingkat harga A $ 1.15 per saham. Saham Downer EDI saat ini diperdagangkan di A $ 7,42 per saham, dan Spotless Grup rally 46,6 persen menjadi A $ 1,0625.

Bursa Nikkei Jepang diperdagangkan turun 0,72 persen dalam sepuluh menit pertama perdagangan, karena yen tetap di 112. 48, lebih lemah dari harga terebdah pekan lalu antara 112,53-114,9.

Di Korea Selatan, Kospi  diperdagangkan di zona hijau, naik 0,27 persen.

Bursa saham di Amerika Serikat ditutup mixed pada hari Senin, karena investor mengalihkan fokus mereka pada pernyataan pejabat Federal Reserve. Dow Jones Industrial Average turun 0,04 persen menjadi ditutup pada 20,905.86, S & P 500 tergelincir 0,2 persen menjadi 2,373.47 dan indeks komposit Nasdaq naik hanya 0,01 persen ke 5,901.53.

Bank sentral AS menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pekan lalu untuk pertama kalinya tahun ini, tapi “dot plot” yang menunjukkan harapan masing-masing anggota untuk tingkat suku bunga akan di tahun-tahun mendatang sedikit berubah dari pertemuan terakhir.

Presiden Fed Chicago Charles Evans mengatakan bank sentral kemungkinan akan menunggu sampai Juni untuk memutuskan kenaikan suku bunga berikutnya.

Selasa ini, beberapa pejabat Fed akan berbicara dari seluruh dunia.

Mereka termasuk Presiden Fed New York William Dudley, yang berbicara dipukul 6:35 di London, sementara Presiden Fed Boston Eric Rosengren berbicara di Bali, Indonesia. Presiden Fed Kansas City Esther George berbicara tentang ekonomi di siang hari dan Presiden Fed Cleveland Loretta Mester berbicara dipukul 18:00 di AS  pada prospek dan komunikasi.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang diperdagangkan pada level 100,41. Terhadap dollar, yen tetap kuat terhadap greenback saat menguat ke level 112,48 sementara dolar Australia diperdagangkan pada level $ 0,7725.

Perdana Menteri U.K. Theresa May akan mengajukan pasal 50 pada tanggal 29 Maret, juru bicara nya mengatakan pada hari Senin. Ini akan memulai hitungan mundur dua tahun dari perundingan yang mengarahkan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.

Selama sesi perdagangan Asia pada Selasa, pound stabil diperdagangkan di level $ 1,2369 pada pukul 8:05 am waktu Hong Kong / Singapura.

“Pengumuman untuk memicu pasal 50 seperti tidak pernah mampu mengoyah Sterling, sebagai tonggak telah menjadi pokok pembahasan dalam sembilan bulan terakhir,” kata Matt Simpson, analis pasar senior di ThinkMarkets, dalam sebuah catatan Selasa.

“Kinerja GBP sekarang datang ke persepsi seberapa baik pemerintah Inggris melakukan hal tersebut dalam prosesnya.”

Pada sektor energi, harga minyak tergelincir karena para pedagang khawatir tentang pertumbuhan stok minyak mentah AS dan output. Minyak mentah Brent turun 14 sen menjadi $ 51,62 per barel dan minyak mentah AS turun 56 sen menjadi $ 48,22.