Indeks kepercayaan konsumen Amerika Serikat secara tak terduga meningkat pada bulan Februari ke level tertinggi sejak Juli 2001 terkait situasi dimana orang Amerika tumbuh lebih optimis tentang kondisi ekonomi sekarang dan masa depan, menurut laporan Selasa dari Conference Board yang berbasis di New York. Indeks kepercayaan naik ke 114,8 (perkiraan adalah 111) dari angka 111,6 yang direvisi pada bulan Januari. Pengukur kondisi sekarang meningkat menjadi 133,4, tertinggi sejak Juli 2007, dari 130. Ukuran harapan konsumen untuk enam bulan ke depan naik menjadi 102,4 dari 99,3. Proposal dari mereka yang mengatakan lebih banyak pekerjaan akan tersedia dalam beberapa bulan mendatang naik menjadi 20,4 persen dari 19,7 persen

Kenaikan dalam sentimen adalah yang ketiga dalam empat bulan terakhir, meskipun tes nyata bagi perekonomian adalah berapa banyak tindak lanjut akan ada dalam hal pengeluaran yang sebenarnya. Sementara perusahaan terus menambah pekerja, laju pertumbuhan upah telah relatif tenang, terutama pada saat ini dari siklus bisnis. Amerika juga menunggu detail spesifik dari Washington saat anggota parlemen mempertimbangkan cara-cara untuk meningkatkan perekonomian.

Penilaian konsumen dari pasar tenaga kerja juga mencatat hasil yang berbeda-beda. Angka rilis pekerja tersebut menyatakan “banyak” menurun dari 27,1 persen menjadi 26,2 persen, sedangkan pekerja-pekerja yang mengklaimsulit untuk mendapatkan” pekerjaan juga menurun, dari 21,1 persen menjadi 20,3 persen. Namun ‘Kami’ punya satu pertanyaan untuk euforia konsumen Amerika – Anda tidak peduli tentang upah?