Strategydesk – Di antara serangkaian even penting minggu ini, satu yang menjadi menu utama adalah data ketenagakerjaan AS. Non-farm payroll untuk Februari, data yang akan memberi implikasi luas.

Federal-Reserve-HQMenurut konsensus, payroll diperkirakan tumbuh 185.000 selama bulan tersebut dan tingkat pengangguran turun 0,1% ke 4,7%. Angka tersebut merupakan penurunan dari 227.000 yang dicapai pada Januari. Tapi, sebagian kalangan optimis akan adanya kejutan lagi. Andrew Hunter, ekonom dari Capital Economics, memproyeksikan angka payroll bisa mencapai 240.000. Menurutnya, pencapaian di Januari bukanlah kebetulan, Angka besar di Februari didukung oleh serangkaian laporan ekonomi yang menunjukkan perusahaan menambah tenaga kerja.

Tapi data payroll lebih dari sekedar indikator lapangan kerja. Para pejabat the Fed sudah mengindikasikan bahwa mereka siap menaikkan suku bunga dalam rapat mendatang. Laporan payroll yang memuaskan dapat menambah alasan bagi the Fed untuk melakukan hal itu dan bahwa ekonomi mampu menerima kenaikan rate.

Selain itu, laporan payroll akan menjadi penilaian penting dalam satu bulan pertama pemerintahan Trump. Presiden baru itu berencana mendongkrak pertumbuhan ekonomi, dan itu dimulai dengan penciptaan lapangan kerja. Sejak kampanye, Trump berjanji mengembalikan lapangan kerja ke AS dan mengembalikan kejayaan manufaktur.