Dolar membalikkan kerugiannya terhadap yen Jepang pada hari Selasa pagi setelah Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan bahwa mata uang dolar Amerika Serikat yang kuat bagus dalam jangka panjang.

Dolar baru-baru ini naik 0,3% terhadap yen di 108,90, setelah mencapai level terendah lebih dari lima bulan di awal sesi.

Mnuchin membuat komentar dalam sebuah wawancara dengan Financial Times.

Dalam sebuah wawancara dengan The Wall Street Journal pekan lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dolar “terlalu kuat” membuat sulit bersaing dengan negara lain dalam perdagangan, mendorong mata uangnya lebih rendah.

Investor tetap berada di depan dalam menyongsong pemilihan Prancis minggu depan, di mana populis dari sayap kiri jauh dan jauh lebih baik dari sebelumnya. Banyak juga yang bereaksi terhadap ketegangan yang meningkat antara A.S. dan Korea Utara. Peluncuran rudal balistik yang gagal oleh Korea Utara selama akhir pekan mendorong pejabat senior A.S. untuk memperingatkan bahwa perilaku provokatif negara tersebut tidak dapat dilanjutkan.

Eskalasi lebih lanjut dalam ketegangan geopolitik harus terus menekan dolar, terutama mengingat kalender ekonomi lain yang relatif sepi minggu ini, analis di Commonwealth Foreign Exchange menulis dalam sebuah catatan kepada kliennya.

Indeks Wall Street Journal, yang mengukur mata uang A.S. terhadap sekeranjang 16 mata uang lainnya, baru-baru ini turun 0,1% pada 90,01. Ukurannya telah turun 3,2% year-to-date.