Strategydesk – Dollar flat hari ini setelah berhasil rebound akhir pekan lalu. Kini sedang tertahan di saat pasar menunggu pidato Presiden Trump yang akan mengumumkan kebijakan fiskalnya.
Trump akan berpidato dalam sesi bersama dengan Kongres. Kemarin, Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan Trump akan menggunakan momen tersebut untuk memberi gambaran mengenai rencana pemotongan pajaknya, penyederhanaan sistem pajak dan meningkatkan daya saing perusahaan AS.
Para pengamat khawatir kurangnya detil bisa menyebabkan pasar kecewa dan menekan dollar. Satu hal lain yang patut diwaspadai adalah pernyataan Trump mengenai nilai tukar. Ia pernah mengatakan dollar terlalu kuat. Selain Trump, pasar juga terus mengamati perkembangan kebijakan moneter, dengan beberapa pejabat the Fed tampil minggu ini, seperti sang ketua Janet Yellen dan pejabat lainya John Wiliams, Robert Kaplan dan Charles Evans.
Indeks dollar bertengger di 101,13 setelah naik 0,1% akhir pekan lalu. Terhadap yen, dollar diperdagangkan di 112,17 setelah melemah 0,2% akhir pekan. Dollar sudah mendekati 38,2% retracement dari penguatan 9 Nopember-3 Januari.
Sementara itu, sterling terjungkal karena isu referendum Skotlandia. Pemerintaha Skotlandia semakin optimis bisa merdeka dan mempertimbangkan referendum tahun depan, menurut sumber terdekat Edinburgh. Sterling melemah 0,3% ke $1,2420 setelah jatuh 0,7% akhir pekan lalu.

EURUSD

EURUSD 27 Feb

USDJPY

USDJPY 27 Feb

GBPUSD

GBPUSD

USDCHF

USDCHF 27 Feb

AUDUSD

AUDUSD 27 Feb