Strategydesk – Dollar terus menanjak selama empat sesi terakhir didukung oleh data yang menunjukkan lapangan kerja sektor swasta tumbuh pesat, menambah optimisme mengenai data payroll dan prospek kenaikan suku bunga the Fed.
ADP Employment Change melaporkan lapangan kerja swasta tumbuh 298.000 selama Februari, jauh di atas prediksi 190.000 dan merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun. Selama empat bulan terakhir, lapangan kerja sektor swasta terus tumbuh di atas 200 ribu. Para analis mengatakan optimisme berperan besar, di mana bisnis mengantisipasi hal-hal baik, seperti pemotongan pajak dan deregulasi, jadi mereka menambah tenaga kerja.
Data ini menambah optimisme mengenai angka payroll yang akan diumumkan Jumat nanti. Data payroll lebih dari sekedar indikator lapangan kerja. Para pejabat the Fed sudah mengindikasikan bahwa mereka siap menaikkan suku bunga dalam rapat mendatang. Laporan payroll yang memuaskan dapat menambah alasan bagi the Fed untuk melakukan hal itu dan bahwa ekonomi mampu menerima kenaikan rate. Berkat data ADP, fed fund futures kini menempatkan probabilitas 90% terjadi kenaikan rate pada rapat 14-15 Maret nanti.
Penguatan dollar tidaklah besar, mengingat sudah naik 2,5% selama lima minggu terakhir. Indeks dollar sudah menanjak selama empat sesi terakhir, kini menguat 0,1% ke 102,19. Level 102,30-102,50 masih menjadi resistance terdekat, penembusan level itu membuka jalan menuju 102,70-102,90. Terhadap yen, dollar menguat 0,1% ke 114,48.
Sementara itu, euro masih tertekan di tengah ketidakpastian politik Perancis. Kandidat kubu populis Marine Le Pen semakin meraih popularitas, berjanji mengeluarkan Perancis dari zona euro dan Uni Eropa. ECB akan menggelar rapat hari ini, diperkirakan mempertahankan kebijakan sembari mengamati perkembangan politik. Euro melemah 0,1% ke $1,0531 setelah turun 0,2% kemarin.

EURUSD

EURUSD 9 Mar

USDJPY

USDJPY 9 Mar

GBPUSD

GBPUSD 9 Mar

USDCHF

USDCHF 9 Mar

AUDUSD

AUDUSD 9 Mar