Strategydesk – Dollar stabil hari ini terhadap major currencies lainnya di saat investor menunggu data ketenagakerjaan AS dan hasil pertemuan AS dan China. Namun greenback sempat melemah atas yen karena serangan AS ke Suriah.
Dollar masih konsolidasi karena para investor berhati-hati menjelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China xi Jinping. Ini merupakan pertemuan resmi AS dan China pertama sejak Trump terpilih. Kedua pemimpin akan menggelar pertemuan di Florida pada Kamis dan Jumat, serangkaian isu akan dibahas tapi pasar menyorot masalah perdagangan dan Korea Utara.
Investor juga hati-hati menjelang data non-farm payroll, yang sangat penting dalam memberi petunjuk mengenai arah kebijakan moneter. Menurut consensus, payroll tumbuh 180.000 selama Maret, tapi angka ADP kemarin di ats 200 ribu. Bila pertumbuhan lapangan kerja masih pesat, terutama di atas 200 ribu, semakin mendukung prospek kenaikan suku bunga dua kali lagi tahun ini.
Tapi pasar juga mewaspadai perkembangan geopolitik, yaitu Korea Utara dan Suriah. Trump mengatakan sesuatu akan terjadi pada Presiden Suriah Bashar al-Assad setelah serangan gas yang menewaskan 80 warga sipil. Pemerintah Suriah membantah melakukan serangan tersebut, namun tidak menghentikan AS meluncurkan 60 rudal ke fasilitas militer Suriah. Trump juga memperingatkan siap bertindak unilateral terhadap Korea Utara bila China tidak bisa membantu.
Indeks dollar berada di 100,64 setelah naik 0,1% kemarin. Indeks masih belum mampu menembus resistance 100,80. Penembusan level itu membuka jalan menuju 101,00-101,20. Terhadap yen, dollar sempat jatuh karena berita serangan As ke Suriah. Dollar melemah 0,1% ke 110,57 dengan sempat ke low di 110,12.

EURUSD

EURUSD 7 Apr

USDJPY

USDJPY 7 Apr

GBPUSD

GBPUSD 7 Apr

USDCHF

USDCHF 7 Apr

AUDUSD

AUDUSD 7 Apr