Strategydesk – Euro berada dalam posisi defensif hari ini setelah menyentuh level terendah dalam dua minggu di tengah kekhawatiran mengenai masa depan kesatuan mata uang tersebut. Euro juga tersendat menjelang pidato Presiden ECB Mario Draghi.
Sepanjang minggu lalu, euro terjungkal karena bank sentral banyak yang melepaskan di tengah kekhawatiran mengenai instabilitas politik dan arah kebijakan ECB. Menurut hasil survey terbaru, terhadap 80 bank sentral, stabilitas kesatuan moneter menjadi kekhawatiran utama mereka tahun ini. Hasilnya, yang dipublikasikan oleh Central Bank Publications menunjukkan beberapa responden mengurangi eksposur pada euro, sedangkan lainnya mengubah portofolio dan memangkas cadangan euro.
Kebijakan moneter ECB, juga menjadi faktor yang menyebabkan divestasi. Suku bunga negatif menyebabkan profitabilitas perbankan Eropa tergerus. Bunga simpanan kini -0,4%, artinya justru bank yang harus membayar untuk fasilitas simpanan di bank sentral. Apalagi ECB belum lama mengindikasikan bahwa kebijakan longgar masih diperlukan untuk waktu yang lama. Sang presiden Mario Draghi akan berpidato malam nanti, yang diperkirakan akan menyampaikan pernyataan dovish.
Faktor lain yang menekan euro adalah ketidakpastian politik di Perancis, di mana salah satu kandidat presiden ingin negara itu keluar dari zona euro dan Uni Eropa. Marine Le Pen, kandidat dari kubu populis, ingin Perancis lepas dari euro yang dianggapnya sebagai pisau yang ditusukkan ke tubuh Perancis.
Euro diperdagangkan di $1,0669 setelah rebound tipis kemarin. Sepanjang minggu lalu, euro bergerak fluktuatif, sempat menyentuh level tertinggi dalam tiga bulan, namun terjungkal 2% dari level itu di akhir pekan.
Sementara itu, aussie jatuh setelah RBA mempertahankan suku bunga di 1,5%. RBA menjaga posisi netral, dengan menyatakan inflasi tetap rendah. Kinerja perdagangan yang bagus ternyata belum memberi dampak berarti. Australia surplus A$3,574 miliar, dengan ekspor tumbuh 1% dan impor turun 5%. Aussie melemah 0,3% hari ini ke $0,7580 setelah melemah 0,3% kemarin.

EURUSD

EURUSD 4 Apr

USDJPY

USDJPY 4 Apr

GBPUSD

GBPUSD 4 Apr

USDCHF

USDCHF 4 Apr

AUDUSD

AUDUSD 4 Apr