Laju tingkat kemiskinan di negara Yunani telah melonjak lebih tinggi sejak awal krisis pada akhir 2009, dengan hampir 36 persen dari negara hidup dalam kesulitan keuangan, menurut lembaga statistik Uni Eropa, Eurostat. Hampir satu dari empat orang Yunani menganggur dan tidak menerima manfaat apapun. Dana negara telah meningkat untuk program tunawisma, tapi begitu memiliki birokrasi.

Hutang Yunani- Siapa (Pihak) yang Menang?

Pada bulan Juli, Yunani harus membayar sekitar € 5.5 miliar kepada kreditur terkait utang jatuh tempo. Yunani akan berutang sekitar € 3.8 kepada Bank Sentral Eropa, € 292 juta untuk Dana Moneter Internasional, dan € 1.5 milyar untuk investor swasta. Dana dari ECB dan IMF akan bergerak dari sektor publik ke akun sektor publik, tetapi € 1.5 milyar berutang kepada sektor swasta akan dikembalikan kepada para investor yang membawa utang Yunani pada musim semi 2014, hanya dua tahun setelah utang negara mendapat pemangkasan (pemutihan). Obligasi ini membawa tingkat bunga yang lebih tinggi dari suku bunga yang dikenakan oleh Mekanisme Stabilitas Eropa.

Sebagai headline untuk Financial Times bulan lalu, ketika obligasi tersebut jatuh tempo itu akan menjadi transfer langsung dari kekayaan dari warga pembayar pajak Eropa kepada pihak hedge funds yang mungkin akan membuat sangat sulit bagi beberapa darinya dalam satu tahun penuh dengan diperebutkan pemilu di Eropa.

Pemutihan (pemangkasan) utang Yunani dilakukan dengan ide memaksakan kerugian kreditor sektor swasta untuk memastikan sektor publik tidak membuang uang di kreditur yang sedang mencari tumpangan gratis. Ada kesempatan berwenang untuk bisa mengambil jalur yang sama lagi tahun ini. Masalah Yunani hanya semakin buruk dari hari ke hari, dan penggunaan dana pembayar pajak untuk menyelamatkan pemegang obligasi swasta ditoleransi kembali pada tahun 2010, tetapi hari ini masalah ini dikelilingi oleh kontroversi.

Kreditor swasta telah menyaksikan selama tujuh tahun terakhir saat lembaga publik telah menghabiskan puluhan miliar euro untuk menghindari default. Namun, kali ini Uni Eropa dan IMF mungkin tidak begitu akomodatif karena mereka menuntut Yunani melakukan reformasi lebih lanjut sebelum dana bailout dilepaskan. Reformasi ini mungkin mustahil bagi negara untuk diloloskan namun karena terpakasa terus meluncur ke dalam jurang ekonomi. Menurut New York Times, setelah pemerintah Yunani mendorong pengembalian melalui kenaikan pajak lebih untuk memenuhi persyaratan penghematan, lebih dari 21.000 pekerja wiraswasta dan perusahaan kecil telah menutup pintu mereka dalam dua bulan terakhir. Beban pajak pada warga telah menjadi begitu berat bahkan  sekarang banyak yang memutuskan untuk bekerja secara legal dari membayar petugas pajak. Dengan beberapa perkiraan, pajak kini meningkat menjadi 70 persen dari pendapatan kotor individu, dan pada bulan lalu, pajak yang belum dibayar telah melonjak menjadi € 95 milyar, 10 milyar € lebih dari bailout terbaru dari € 86 milyar.

Sementara itu, karena negosiasi penghapusan hutang Yunani  berubah menjadi lebih mengerikan karena situasi di Yunani tumbuh lebih mengerikan dari seluruh penurunan ke 10 secara berturut-turut? Tahun yang berada dalam resesi.