Indeks Dolar AS melemah tipis hari Senin kemarin, sementara data inflasi Eropa yang solid mendukung penguatan euro. Official flash estimates menempatkan inflasi zona euro pada 1,9 persen pada kuartal pertama, di atas perkiraan 1,8 persen. Target ECB terhadap inflasi masih terkontrol dibawah 2 persen.

Indeks dolar turun 0,04 persen menjadi 99,01 (sampai catatan ini terbit). Menegaskan sentimen terhadap dolar, perunding di dalam kongres AS mengenai the federal government funded (paket pengeluaran) agar pemerintah federal terus membiayai operasional pemerintahannya sampai akhir tahun fiskal pada 30 September nanti sepertinya akan diteruskan ke Trump. The House of Representatives and the Senate harus menyetujui kesepakatan tersebut sebelum akhir Jumat dan mengirimkannya ke Presiden Donald Trump untuk ditandatangani, menghindari penonaktifan jalannya administrasi pemerintahan, seperti yang terjadi di tahun 2013 lalu.

U.S. Labor Department data yang akan keluar pada hari Jumat menunjukkan pendapatan gaji dan gaji di sektor privat meningkat 0,9 persen pada kuartal pertama untuk menandai kenaikan terbesar dalam 10 tahun, menunjukkan bahwa Federal Reserve AS mungkin masih akan menaikkan suku bunga dua kali lipat tahun ini.

The Fed akan mengadakan pertemuan pada hari Rabu minggu ini, para analis mengharapkan tidak ada perubahan kebijakan.