Strategydesk – Saham Asia melemah tipis hari ini, lesu meski terjadi penguatan pada Wall Street. Minimnya katalis baru dan faktor valuasi membuat pergerakan saham regional tersendat.
Tiga indeks utama AS naik tipis dalam perdagangan semalam, berkat dorongan sektor energi. Tapi isu Brexit dan ketidakpastian mengenai rencana reformasi pajak pemerintahan Trump membuat investor enggan bertransaksi besar. Sejak menyentuh rekor tertingginya, indeks Dow Jones memang cenderung koreksi. Price-to-earnings ratio Indeks S&P 500 sudah mencapai 24,9, melebihi rata-rata 16,8.
Para analis menyebut awal yang kurang baik dari proses Brexit. Mereka juga melihat mulai munculnya keraguan Presiden Trump dapat mewujudkan rencana reformasi pajaknya, terutama setelah RUU kesehatan pengganti Obamacare kandas. Trump ingin memangkas pajak korporat menjadi 15-20% dari 35%.
Faktor valuasi juga mempengaruhi bursa saham regional. Setelah penguatan tajam sampai minggu lalu, sebagian bursa saham didera aksi ambil untung.

Nikkei
Indeks Nikkei melemah tipis hari ini meski terjadi pelemahan yen. Dalam sebulan terakhir, indeks Nikkei bergerak fluktuatif di tengah tingginya volatiliotas yen. Sempat menyentuh level tertinggi dalam empat bulan, pelemahan yen saat ini belum mampu memberi dorongan berarti ke indeks.
Support : 19100, 19060, 19000
Resistance : 19220, 19250, 19300

Kospi
Indeks Kospi terpantau flat hari ini setelah sempat dibuka menguat karena penguatan sektor teknologi dan otomotif. Samsung Electronics reli 1% setelah meluncurkan Galaxy S8. Tapi kejatuhan sektor keuangan dan maskapai menutup laju indeks. Selain itu, indeks cenderung koreksi setelah menyentuh level tertinggi dalam enam tahun minggu lalu.
Support : 281.25, 280.60, 280.00
Resistance : 284.00, 284.50, 285.20

Hang Seng
Indeks Hang Seng juga melemah setelah sempat menguat di awal perdagangan. Indeks juga cenderung koreksi setelah menyentuh level tertinggi dalam 2,5 tahun. Meski dalam fase koreksi, aliran dana dari mainland, berkat integrasi perdagangan Hong Kong-Shenzen, masih menjaga tren.
Support : 24200, 24160, 24060
Resistance : 24470, 24530, 24600

Emas
Emas terkoreksi hari ini di tengah rebound dollar dan aksi ambil untung yang memanfaatkan kenaikan harga selama dua minggu terakhir. Emas sempat menyentuh level tertinggi dalam sebulan saat dollar jatuh.
Emas biasanya naik ketika ada ketakutan, ketidakpastian atau volatilitas di pasar lain. Sejauh ini, emas sudah naik 8,5% setelah jatuh akhir Desember. Sepanjang tahun ini, emas bergerak fluktuatif di tengah volatilitas dollar, isu kebijakan the Fed, dan perkembangan geopolitik. Status emas sebagai safe haven biasanya terangkat bila ada berita gejolak politik. Pasar kini menyorot pemilu presiden Perancis, di mana ada kandidat yang ingin negara itu lepas dari Uni Eropa.
Support : 1246, 1242, 1238
Resistance : 1254, 1257, 1260